Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 24 Jan 2018

Nelayan Nguling Ditemukan Tewas di Perairan Gili Ketapang


Nelayan Nguling Ditemukan Tewas di Perairan Gili Ketapang Perbesar

Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Setelah melakukan pencarian selama dua hari, akhirnya korban kecelakaan laut Muhamad Najib (38) warga Desa Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan akhirnya ditemukan, Rabu (24/1/2018). Namun korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Kasatpolair Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengatakan, pihaknya bersama Basarnas dan Kamladu menemukan korban di sisi utara peraian Pulau Gili Ketapang dalam keadaan tertelungkup. Saat itu, jasad korban mengapung dengan tubuh nyaris telanjang.

“Begitu ditemukan, kami langsung koordinasi untuk menarik jasad korban ke Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Jasad itu, informasi yang kami dapat merupakan korban laka laut di perairan Bayeman dua hari lalu,” kata Slamet.

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Moch Shaleh Kota Probolinggo sebelum diserahkan kepada anggota keluarganya. “Nanti diserahkan kepada keluarga, kami masih menunggu keluarga datang dulu,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan laut tersebut terjadi Senin (22/1/2018) malam lalu. Saat itu, 12 nelayan lain tengah menangkap ikan di perairan pantai utara. Namun saat menjaring ikan di perairan Bayeman Tongas, kapal motor korban terhempas akibat diterjang ombak besar.

Akibat kejadian itu, satu nelayan tewas dan 10 nelayan lain selamat dan satu korban lain yakni Muhamad Najib hilang tergulung ombak. Selama masa pencarian, petugas gabungan menyisir sepanjang selat Madura, namuh hasilnya nihil.

Petugas menghimbau, agar nelayan tidak menjaring ikan di laut lepas karena cuaca laut saat ini sedang buruk. Selain ombak tinggi, gelombang laut juga diterpa angin kencang. “Nelayan harus waspada, cuaca buruk diperkirakan masih akan berlangsung hingga dua pekan kedepan,” pinta Slamet. (fudz/nis)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

Baca Lainnya

Gus Fawait ke Pasien RSD Soebandi: Jangan Pulang Sebelum Sehat, Biaya Ditanggung Pemerintah 

17 Oktober 2026 - 17:56

Tepat HUT Prabowo, Gus Fawait Gelar Bakti Sosial Kesehatan dengan Target 10000 Penerima

17 Oktober 2026 - 17:53

Hari Parlemen Nasional, NasDem Jember Ingatkan Pentingnya Jaga Kepercayaan Masyarakat 

16 Oktober 2026 - 20:09

Pahami Arah Kebijakan Prabowo, Fawait Implementasikan Lewat Program Pemkab Jember

16 Oktober 2026 - 13:13

Jember, Kuba-nya Indonesia dalam Urusan Cerutu

16 Oktober 2026 - 12:53

Cerutu Jember Tembus 45 Negara, Gus Fawait Promosikan Produk Lokal di Forum Nasional

16 Oktober 2026 - 12:51

Trending di KABAR NUSANTARA