Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 25 Jan 2018

Inflasi Kabupaten Probolinggo Turun 3,18%


Inflasi Kabupaten Probolinggo Turun 3,18% Perbesar

Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Sesuai data yang dikeluarkan oleh BPS Kabupaten Probolinggo, tingkat inflasi di Kabupaten Probolinggo turun menjadi 3,18% dan berada di nomor 2 terendah di Jawa Timur setelah Kota Surabaya.

Hal itu disampaikan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dalam kegiatan rapat koordinasi pengendalian inflasi di auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (24/1/2018).

“Artinya, marilah bersama-sama Pemkab Probolinggo dan stakeholder sebagai garda terdepan termasuk semua pedagang dan pengepul mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” kata bupati.

Bupati Tantri menegaskan memasuki tahun 2018, situasi politik pasti mempengaruhi harga. Salah satu isu stratgeisnya adalah adanya kecenderungan kenaikan harga komoditas utama dan tarif dasar listrik hingga lebih dari 100%. “Saya rasa kebijakan ini tepat diberikan oleh pemerintah karena kenaikan ini bukan untuk masyarakat miskin,” terang bupati.

Hanya saja upaya yang dilakukan Pemkab Probolinggo tidak akan sempurna manakala tidak ada kesamaan frekuensi. Oleh karena itu semua instansi diharapkan melakukan pengendalian inflasi dengan sering melakukan forum sharing untuk mempermudah koordinasi sehingga apabila ada permasalahan bisa cepat diatasi.

“Camat wajib mengetahui pertama kali, sehingga tim pengendali inflasi mampu memberikan solusi cepat dan solutif. Dengan demikian cita-cita bersama menekan inflasi benar-benar terwujud dengan bekerja secara efektif,” pungkas bupati.

Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo Santoso mengatakan kegiatan ini mempunyai tujuan koordinasi antara pemerintah, stakeholder, pelaku usaha dan masyarakat dalam hal pengendalian inflasi di Kabupaten Probolinggo untuk mewujudkan kondisi perekonomian yang stabil.

“Dari kegiatan ini diharapkan adanya manfaat yang terkandung didalamnya baik bagi masyarakat terutama bagi pelaku usaha yang ada di Kabupaten Probolinggo adalah pemahaman pelaku usaha dan masyarakat akan pentingnya pengendalian inflasi bahwa inflasi yang rendah dan stabil akan berdampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan terjaganya daya beli,” kata Santoso. (fudz/nis)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

Baca Lainnya

Gus Fawait ke Pasien RSD Soebandi: Jangan Pulang Sebelum Sehat, Biaya Ditanggung Pemerintah 

17 Oktober 2026 - 17:56

Tepat HUT Prabowo, Gus Fawait Gelar Bakti Sosial Kesehatan dengan Target 10000 Penerima

17 Oktober 2026 - 17:53

Hari Parlemen Nasional, NasDem Jember Ingatkan Pentingnya Jaga Kepercayaan Masyarakat 

16 Oktober 2026 - 20:09

Pahami Arah Kebijakan Prabowo, Fawait Implementasikan Lewat Program Pemkab Jember

16 Oktober 2026 - 13:13

Jember, Kuba-nya Indonesia dalam Urusan Cerutu

16 Oktober 2026 - 12:53

Cerutu Jember Tembus 45 Negara, Gus Fawait Promosikan Produk Lokal di Forum Nasional

16 Oktober 2026 - 12:51

Trending di KABAR NUSANTARA