Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Sebuah program akan berjalan dengan baik manakala didukung oleh kepengurusan yang solid dan kelembagaan organisasi yang kuat. Jika kedua aspek ini dapat ditata dengan benar, maka program sekecil apapun pasti akan bernilai manfaat bagi segenap masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Menyadari hal itulah, akhirnya pengurus Karang Taruna Desa Sindetlami Kecamatan Besuk terus memberikan pembinaan dan penguatan kelembagaan organisasi. Program-program yang dibuatpun diselaraskan dengan program-program pembangunan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendatangkan Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo. Mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Leces ini diminta untuk memberikan pembinaan kepada para anak-anak muda agar bersama-sama peduli terhadap dunia pendidikan yang ada di desanya.
Kepada Penilik Diktara Kecamatan Besuk, Ketua Karang Taruna Desa Sindetlami Bambang Haryanto berharap agar memberikan saran dan masukan tentang rencana program PNF yang dapat diselaraskan dengan karang taruna.
“Sebagai ketua saya berkeinginan agar para remaja dan pemuda Desa Sindetlami selangkah lebih maju, kreatif dan berperilaku positif mengingat problematika sudah sangat mengkhawatirkan,” kata Bambang, Jum’at (26/1/2018).
Sementara Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo menyampaikan organisasi katar adalah wadah organisasi remaja pemuda desa yang legal resmi bahkan terstruktur mulai dari desa hingga ke pusat ditopang dengan regulasi dan program-program yang inovatif.
“Membangun team work yang solid dan rencana kegiatan-kegiatan yang positif merupakan modal utama sehatnya organisasi, khususnya di bidang pendidikan dan pelatihan. Saya berharap bisa menyusun kegiatan-kegiatan tutorial kesetaraan dan pendidikan kecakapan kerja bekerjasama dengan PKBM dan Disnaker,” ujar Massajo.
Dari hasil pertemuan para pengurus karang taruna maka sebuah gagasan nantinya akan menyusun skala prioritas bidang pendidikan. Tidak hanya itu, para pengurus juga akan segera mendata remaja pemuda yang belum lulus dan berpendidikan setingkat SMA. Selanjutnya secara bertahap akan diikutkan program kesetaraan paket B dan Paket C. (fudz/nis)

















