Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Demi memeriahkan HUT ke-8 Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo, Pemkab Probolinggo bekerja sama dengan salah satu TV swasta nasional mengadakan hiburan berupa panggung gembira di Alun-alun Kota Kraksaan, Sabtu dan Minggu (27-28/1/2018).
Selama dua hari pelaksanaan, pagelaran panggung gembira ini mampu memberikan hiburan bagi masyarakat Kota Kraksaan dan sekitarnya. Merekapun membanjiri Alun-alun Kota Kraksaan sejak pukul 06.00 WIB. Penonton yang rata-rata berusia belasan tahun ini rupanya haus akan hiburan.
Tidak hanya menampilkan artis ternama namun juga mengangkat kearifan lokal Kabupaten Probolinggo melalui kesenian, kerajinan dan kekayaan kuliner khas Kabupaten Probolinggo.
Sejumlah artis yang ditampilkan diantaranya Duo Racun Youbi Sister, Ratna Antika, Wika Salim, Rani DA, Nisa DA, Dhimas Tejo, Zivilia Band. Mereka tampil pada hari pertama Sabtu (27/1/2018). Kemudian di hari kedua Minggu (28/1/2018), artis yang unjuk kebolehan diantaranya Weni DA, Irwan DA, Aulia DA, Raiga DA, Tasya Rosmala, Rafly DA, Lady Gula-gula, Sodiq dan Kangen Band.
Suasana semakin pecah dan kerumunan penonton pun semakin merangsek menuju arena Panggung Gembira setelah host Chand Calvin, Upiak, Reza Bukan dan Farid Aja naik ke atas pentas menyapa seluruh penonton yang sudah riuh dan tidak sabar menantikan sajian hiburan berikutnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari banyak mengenalkan dan mempromosikan potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Probolinggo yang semuanya tertuang dalam tagline Endless Probolinggo.
“Kami telah mendorong UKM agar produk laut tidak hanya langsung dijual. Salah satunya adalah diolah dulu menjadi nasi bakar ikan tuna yang rasanya sangat disukai oleh masyarakat,” kata Bupati.
Panggung gembira ini juga diisi dengan pemecahan rekor pembakaran nasi bakar pesisir terpanjang. Pencatatan rekor ini dikreasikan ibu-ibu TP PKK Kecamatan Kraksaan yang berjumlah 50 orang. Karena panjangnya arang bakar yang digunakan saat itu, hawa yang dikeluarkan selama proses pembakaran cukup terasa panas sampai radius 3 meter. Akhirnya pengukuran pun dilakukan setelah nasi bakar matang dan rekor pun tercatat nasi bakar pesisir sepanjang 14,62 meter. (fudz/nis)

















