Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Nasib nahas dialami oleh Tolip (24), warga Desa Kerpangan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo. Minggu (28/1/2018), pemuda ini tewas setelah dihantam oleh Kereta Api (KA) Tawang Alun jurusan Banyuwangi-Malang di rel KA Desa Jorongan Kecamatan Leces.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh Kabarpas.com, saat kejadian KA Tawang Alun jurusan Banyuwangi-Malang tengah melaju dari arah selatan menuju utara. Korban yang saat itu berada di tepi jalur, bukannya menghindar namun justru bergeming. Akibatnya, moncong kereta langsung menyambar tubuh korban.
“Saat kejadian saya tidak tahu. Yang saya tahu, tiba-tiba tubuh korban sudah terpelanting ke sisi rel seusai ditabrak kereta,” kata Destian, salah satu warga yang pada saat kejadian sedang bekerja di sawah dekat lokasi.
Akibat hantaman KA Tawang Alun tersebut, pemuda ini mengalami luka-luka parah dan langsung tewas seketika. Untuk keperluan penyidikan, jasad korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo.
Kapolsek Leces AKP Sugeng Wikhanto mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan perihal laka kereta itu. Dari keterangan sejumlah saksi, diduga saat kereta melintas korban acuh dan tidak memperhatikan laju kereta. Bahkan mengabaikan klakson yang dibunyikan masinis.
Selain itu, polisi juga meminta keterangan dari pihak keluarga korban. Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa Tolip mengalami gangguan kejiwaan.
“Selain saksi di lokasi, kami juga minta keterangan pihak keluarga. Hasilnya, korban mengalami stres. Dugaan kami, dengan kondisi kejiwaan yang labil, korban tidak memperhatikan kondisi sekitarnya. Apa ada faktor kesengajaan, masih kami dalami,” tukas Sugeng. (fudz/nis)

















