Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Satreskrim Polres Probolinggo Kota berhasil meringkus komplotan jambret spesialis korban wanita. Kelompok yang terdiri dari Munip, Samsul Hadi, Muhammad Fandi dan Edy Junaedy itu seringkali mengincar kaum hawa.
Komplotan ini merupakan residivis jambret dan pencurian kendaraan bermotor. Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti berupa dua unit smartphone, dua unit motor sport milik pelaku dan satu unit motor matic milik korban.
Kejadian jambret dengan sasaran korban wanita akhir-akhir ini cukup meresahkan warga Kota Probolinggo. Salah satunya, karena mereka sering asyik dengan gadget saat berkendara di jalanan.
Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal mengungkapkan, dari beberapa kejadian, sasaran utama kejahatan tersebut adalah wanita. Komplotan jambret dan begal, perempuan menjadi sasaran empuk mereka lantaran kerap asyik sendiri dengan gadgetnya.
“Tak hanya itu, mereka seringkali menggunakan perhiasan yang mencolok saat mengendarai kendaraan. Dari keterangan para pelaku, sasarannya sama memang kalangan perempuan,” ujar Alfian Nurrizal.
Saat ini, para pelaku tengah menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Sementara polisi, masih terus menyelidiki kemungkinan keterkaitan pelaku dengan komplotan lain. Dimana para pelaku, punya peran masing-masing.
“Saat beraksi ada pelaku yang menunggu di atas kendaraan. Juga ada yang melakukan eksekusi pengambilan kendaraan. Sementara untuk jambret, ada yang bertugas mengemudi motor dan yang membonceng dibelakangnya, merampas handphone milik korban,” terang Kapolres Probolinggo Kota.
Alfian Nurrizal menghimbau agar para kaum perempuan tidak menggunakan handphone saat berkendara. Hal semacam itulah, yang menjadi incaran para pelaku kejahatan. “Untuk itu, masyarakat agar selalu waspada. Tidak peduli perempuan maupun laki-laki, kewaspadaan harus selalu ditingkatkan,” tandasnya. (fudz/nis)

















