Reporter : Nurdiansyah
Editor : Titin Sukmawati
Jakarta, Kabarpas.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, melakukan gerakan bersih-bersih pantai di pesisir Pantai Sambolo Kecamatan Anyer Kabupaten Cilegon Provinsi Banten.
Gerakan yang digagas oleh mahasiswa PMII dari Komisariat Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (PMII KOMFAKDA) UIN Syahid Jakarta itu, dilakukan sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap lingkungan, khususnya dengan keberadaan sampah yang kerapkali dijumpai bertebaran di pesisir pantai.
Ketua PMII KOMFAKDA UIN Jakarta, Yuzi Azmi Firdaus mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk mengimplepentasikan nilai dasar pergerakan (NDP) yang ada dalam PMII yaitu ilmu hablu minal alam. “Kita punya kewajiban untuk merawat alam semesta yang diciptakan oleh Allah SWT,” terang Yuzi Azmi Firdaus kepada Kabarpas.com biro Jakarta.
Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan seluruh pantai yang ada di Indonesia, agar lebih meningkatkan kebersihan dan kenyamanannya dalam mendukung Indonesia bebas sampah pada 2025, yang direncanakan oleh Kemenko maritim.
“Kepedulian pemuda sebagai agen perubahan, haruslah tetap bersinergi untuk mendukung program-program yang direncanakan oleh pemerintah untuk kemajuan Indonesia. Dan agenda pada kegiatan ini adalah membersihkan sampah di pesisir Pantai Sambolo. Yakni, mulai dari memungut sampah sampai mengingatkan kepada pengujung sekitar untuk tetap menjaga pantai di Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Mishbahul Khair selaku ketua pelaksana Gerakan Bersih-bersih sampai di Pantai Sambolo ini mengungkapkan, melalui kegiatan gerakan peduli lingkungan ini menunjukkan dedikasi mereka sebagai kader penggerak untuk lebih dekat dengan alam.
“Ini menyadarkan kita bahwa perawatan alam adalah tanggung jawwb bersama. Semoga dengan kegiatan ini, alam Indonesia selalu terjaga dan terawat. Sekaligus dapat membantu program pemerintah tentang laut Indonesia bersih,” pungkasnya. (nur/tin).

















