Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Melihat dari infrastruktur yang sudah ada, yang paling siap menjadi pasar berstandar nasional adalah Pasar Paiton. Tinggal nanti perlu ditingkatkan kebersihan, manajemen pasar serta peran dari paguyuban pasar.
Hal itu ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo ketika melakukan kunjungan ke Pasar Paiton, Jum’at (23/3/2018) sore. Menurutnya, keberadaan Pasar Paiton saat ini tidak lepas dari dukungan semua pihak mulai dari Pemerintah Daerah, pedagang, paguyuban pasar serta CSR perusahaan dalam hal ini PT POMI Paiton.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT POMI karena telah memberikan support dan dukungan sehingga Pasar Paiton menjadi bagus. Mudah-mudahan dukungan ini bisa terus ditingkatkan lagi,” katanya.
Selain untuk menjalin silaturahim dengan para pedagang, kunjungan ini bertujuan untuk melihat apakah Pasar Paiton sudah memenuhi syarat SNI (Standart Nasional Indonesia). Sambil melihat-lihat kondisi pasar, Tjahjo Widodo juga berdialog dengan para pedagang.
Saat berdialog dengan para pedagang Pasar Paiton, Tjahjo Widodo banyak dicurhati kebutuhan modal. “Terkait modal, nanti akan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah dengan kredit lunak dari Bank Jatim dan BPR Jatim melalui jaminan Jamkrida (Penjaminan Kredit Daerah) milik Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.
Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Tanto Walono menyampaikan Pasar Paiton dilengkapi dengan beragam sarana dan prasarana infrastruktur mulai dari lahan parkir yang luas, tempat bongkar muat barang, ruang kesehatan, radio komunitas, perpustakaan hingga zonasi pedagang.
“Ke depan kami akan terus bersinergi dengan semua pihak mulai dari CSR perusahaan maupun dana dari APBN dan APBD demi perbaikan Pasar Paiton. Harapannya mampu meningkatkan kualitas pelayanan di pasar. Semoga ke depan keberadaan pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo akan maju secara bertahap,” harapnya. (mel/nis)

















