Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 25 Mar 2018

PGRI Gelar Seminar dan Deklarasi Gerakan Probolinggo Menulis


PGRI Gelar Seminar dan Deklarasi Gerakan Probolinggo Menulis Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Probolinggo mengelar seminar dan deklarasi Gerakan Probolinggo Menulis (GPM) di ruang pertemuan Tengger, Kantor Bupati Probolinggo, Kraksaan. Kegiatan ini digelar selama dua hari, yaitu Sabtu dan Minggu (24 – 25/03/2018).

Kegiatan yang mengambil tema “Mewujudkan Misi 1 Guru 1 Buku Sebelum Mati” ini, diikuti oleh 500 orang guru serta segenap jajaran penggurus PGRI kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Dan kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina dan Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo, Purnomo.

Selain itu, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, di antaranya yaitu Dr. Febri, M.Pd (Penulis/Akademisi), Dr. HB Suparlan, M.Pd (Ketua Widyaiswara Nasional PPPP PKN dan IPS), dan Shohibul Hujjah (Penulis/CEO Kabarpas.com).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Dewi Korina menyampaikan guru yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan guru yang sangat peduli terhadap pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini sangat penting karena saat ini pendidik dituntut untuk bisa mengembangkan diri.

“Sukses tidaknya kegiatan ini bukan dari selesainya acaranya, tetapi dari sekian guru ini mohon dievaluasi berapa yang sudah berkarya. Karena ada fenomena yang penting mengumpulkan sertifikat yang banyak. Namun out putnya berapa yang bisa menulis dan karyanya diterbitkan,” katanya.

Menurut Dewi, karya dari guru ini akan sangat berarti bagi dunia pendidikan karena yang merasakan langsung di sekolah dan inovasinya dituangkan dalam sebuah karya tulis. Ini sumbangan yang luar biasa bagi dunia pendidikan di Kabupaten Probolinggo.

“Mohon semua guru untuk konsentrasi penuh. Pahami apa yang disampaikan oleh narasumber sebaik mungkin. Mohon bimbingan narasumber bagaimana cara mengakses penerbit dan muncul karya yang bermanfaat bagi pendidikan,” jelasnya.

Dewi menambahkan kegiatan ini merupakan wujud pentingnya keberadaan PGRI yang memiliki berfungsi memperjuangkan kesejahteraan anggota dan meningkatkan profesionalitas anggota. “Mudah-mudahan PGRI semakin jaya. Ilmu itu sejatinya bukan apa yang kita kuasai tetapi apa yang kita amalkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru di bidang menulis agar lebih profesional sebagaimana tuntutan kompetensi guru saat ini.

“Harapannya guru tidak diam begitu saja, tetapi semakin meningkatkan diri dan mengembangkan diri sebagaimana tuntutan aturan perundang-undangan, guru sudah mendapatkan sertifikat pendidik dan tunjangan profesi nanti dapat menciptakan buku dan menghasilkan karya-karya untuk diri sendiri, masyarakat dan pendidik,” ungkapnya.

Menurut Purnomo, dari ratusan guru ini tidak mungkin bisa menulis semua tapi paling tidak mengetahui teknis-teknis menulis buku. Nantinya akan dikawal dan diberikan bimbingan online dan kelompok kecil sehingga bisa launching paling tidak ada buku karya-karya yang dihasilkan dari PGRI nanti.

“Nantinya akan sebuah deklarasi bagaimana guru ini syarat dengan karya. Banyak yang hanya bisa bicara tetapi tidak bisa menulis. Kemudian bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran individu dan anak-anak karya ini mulai dari dongeng dan buku binatang. Pokoknya apa saja yang terkait dengan karya karena itu menyangkut literasi bagi guru di kelas,” pungkasnya. (lia/nis).

Artikel ini telah dibaca 55 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA