Reporter: Abdurrohman Amin
Editor : Abu Azayla
Pasuruan, Kabarpas.com – Salah satu agenda penting dalam Musyawarah Idarah (MUSDA) ke 4 JATMAN Jatim adalah untuk memilib Rais Syuriah dan Mudir Idarah Wustha, Minggu (01/04/2018).
Dan kali ini adalah Pengasuh Pondok Pesantren Thariqah Sulaiman Madiun, KH. Ngadiyin Anwar yang akhirnya terpilih sebagai Rais (Ifadliyyah) Idarah Wustha JATMAN Jatim dalam rapat tertutup yang dilakukan sembilan Mursyid Thariqah anggota tim formatur Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA).
Sidang pleno yang dipimpin Dr. KH. Mashudi, M.Ag itu juga menetapkan KH. Adam Arifin Khon sebagai Mudir (Imdlaiyyah) Idarah Wustha Jamiyyah Ahli Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah periode 2018 -2023. Terpilihnya Rais Aam dan Mudir tersebut atas kesepakatan 9 anggota Tim AHWA, yang terdiri dari :
1. Dr. KH. Ali Mashudi (Sekretaris Jenderal Idarah Aliyah)
2. KH. Muh. Marta’in Karim (Rais Aam Demisioner)
3. KH. M. Khusnan Ali (Ex. Karasidenan Surabaya)
4. KH. Syamsuddin (Ex. Bojonegoro)
5. KH. SolihinRozin (Ex. Karasidenan Malang)
6. KH. Robet Wahyudi(Ex. Karasidenan Kediri)
7. KH. M. Nasruddin (Ex. Karasidenan Madiun)
8. KH. Amin usthofa (Ex. Karasidenan Besuki)
9. KH. Imam Mawardi (Ex. Karasidenan Madura)
Sistem AHWA adalah mekanisme yang diterapkan untuk memilih Rais Aam dan Mudir Idarah Wustha Jawa Timur sekaligus oleh 9 Mursyid Thariqah dengan cara musyawarah mufakat.
Sekretaris Jenderal Idarah Aliyah, Dr. KH Mashudi, M.Ag dalam sambutannya, memberi ucapan selamat dan mengingatkan bahwa tugas penting dari Rais Aam dan Mudir adalah memasyarakatkan thariqah, menthariqahkan masyarakat, bagaimana thariqah tidak hanya menyentuh level usia lanjut saja, tetapi juga segala usia.
Jawa Timur, Kata Mashudi, dengan keberadaan 14 Thariqah yang berbeda adalah kekuatan membangun kerukunan, harmoni sekaligus teladan bagi daerah lain. (min/abu).

















