Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Nyastra · 6 Mei 2018

Aku, Dia, dan Tuhan


Aku, Dia, dan Tuhan Perbesar

Puisi karya : Makhfud Syawaluddin

 

Awalnya aku hanya mendengar sebuah wacana
Cinta tidaklah berlogika
Benar atau tidak! Entahlah…
Yang kurasakan menguatkan wacananya.

Aku seperti orang gila
Hanya karena merindukannya.
Aku seperti berada di padang savana.
Hanya kerana tak bersamanya.
Lelahku seperti bekerja sebulan penuh.
Hanya karena Dia tak menyapa seperti biasanya.
Begitu pun sakitnya raga ini
Sembuh hanya dengan bersamanya.
Atau…
Begitulah cinta pada awalnya…
Atau…
Begitulah adanya…

Hingga kutanyakan pada Tuhan
“Wahai Tuhan… Benarkah itu cinta?
“Iya” bisik pelan hatiku
“Tetapi aku menjadi menderita karenanya” lanjutku
“Tentu saja… Setelah bahagia ya susah” jawab hatiku
“Terus aku harus bagaimana?” imbuhku
“jadikan dia yang kedua setalah-Nya” pungkas hatiku

Bila memang seperti itu wahai Tuhan
Aku tak lagi bertanya namun berdoa
“Jujur saja aku sering melupakanmu hanya karenanya. Jika dia adalah yang sebenar-benarnya cinta, buatlah aku mengingat-Mu kala mengingatnya”
Aamiin.

Kamis, 3 Mei 2018

 

___________________________________

*Setiap Minggu Kabarpas.com memuat rubrik khusus “Nyastra”. Bagi Anda yang memiliki karya sastra, baik berupa cerita bersambung (cerbung), cerpen maupun puisi. Bisa dikirim langsung ke email kami: redaksikabarpas@gmail.com.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

Luka

24 Mei 2026 - 23:56

Izinkan Aku Meminjam Dadamu

18 Januari 2026 - 22:42

Tentang Kamu, Cinta Semu

28 Desember 2025 - 17:54

Mencintaimu dengan Sederhana

21 September 2025 - 19:16

Pasrah, Cukupkah Pencarianku? – Part 3

7 September 2025 - 21:12

Untukmu, Perempuan yang Bertahan

17 Agustus 2025 - 09:44

Trending di Kabar Terkini