Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 30 Okt 2018

Usai Telan Korban Jiwa, Polisi Gelar Olah TKP Limbah Pabrik Gula 


Usai Telan Korban Jiwa, Polisi Gelar Olah TKP Limbah Pabrik Gula  Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Hariyanto

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Pasca menelan korban 3 orang luka Bahkan seorang meninggal. Unit Identifikasi Polres probolinggo menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tempat terjadinya korban terbakar terperosok di limbah abu ketel pabrik gula.

Titik pertama polisi mengelar Olah TKP di tempat meninggalnya korban bernama Sujiani, 62 Tahun, Warga Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar di tempat pembuangan limbah PG Gending di desa setempat.

Kemudian dilanjutkan ke titik pembuangan limbah abu ketel PG Wonolangan di kawasan Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending yang mengakibatkan 3 orang mengalami luka bakar.

Olah TKP ini dilakukan guna menemukan bukti baru di lapangan terkait 3 korban terluka dan seorang meninggal dunia bernama Sujiani, (61), Warga Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar.

Korban Sujiani terpesorok ke dalam bara api limbah abu ketel sekitar 10 hari lalu dan sempat mendapat perawatan medis, namun akhirnya meninggal pada Senen malam.

Polisi masih belum menemukan fakta baru di lapangan dan memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam kejadian ini. Polisi masih terus menggali guna mengetahui penyebab pasti kejadian ini.

“Dan bila nantinya diketemukan ada unsur kelalaian dari pihak perusahaan, polisi akan memproses dengan hukum yang berlaku,” ujar AKP Riyanto, Kasatreskrim Polres Probolinggo.

Sementara itu, untuk antisipasi hal serupa PG Wonolangan telah melakukan pengerukan di tempat pembuangan limbah ketel uap dengan tanah agar tidak berbahaya bagi masyarakat.

“Meski sebenarnya pembuangan tersebut adalah pihak ke 3 atau CV yang melakukan pembuangan karena permintaan warga buat tanah urug dan pembuangan limbah tersebut tergolong lama sekitar tahun 2010. Perusahaan akan bertanggung jawab atas kejadian ini,” ujar Yus Asmoro, Manager Pengolahan PG Wonolangan. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Menara Air Pasar Tanjung, Saksi Krisis Air yang Kini Jadi Cagar Budaya Jember

25 September 2026 - 20:31

Lima Objek di Jember Ditetapkan sebagai Cagar Budaya, Pelestarian Jadi Tantangan

25 September 2026 - 20:28

SMPN 10 Jember Resmi Jadi Bangunan Cagar Budaya

25 September 2026 - 20:26

Pedagang Pasar Tanjung Jember Berdamai di Pendopo, Skema Usulan Gus Fawait Disetujui

22 September 2026 - 16:52

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Dua Wakil Pasuruan Raih Jamsostek Award 2026 Tingkat Jawa Timur

17 September 2026 - 16:21

Trending di Peristiwa