Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 6 Des 2019

Putri Koster Minta Pengusaha Besar Bantu IKM Bali


Putri Koster Minta Pengusaha Besar Bantu IKM Bali Perbesar

Penulis : Wanti
Editor: Sukiswanti

Bali – Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyambut baik acara Temu Bisnis Produk Industri Tahun 2019 yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Bali

Ajang temu bisnis ini mempertemukan beberapa perwakilan mal-mal besar serta purchasing hotel dengan para pelaku usaha kecil menengah  (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) di Bali.

Dalam sambutannya, Ny Putri Suastini Koster berharap para pengusaha yang berbisnis di Bali agar mau mendukung usaha kecil dan perajin lokal Bali. “Ini pemodal besar, ayolah berpihak pada Bali. Paling tidak supaya masyarakat lokal menerima bagian dari kue pariwisata ini,” kata istri Gubernur Bali yang akrab disapa Bunda Putri Koster.

Bunda Putri yang juga seorang seniman ini mengibaratkan pengusaha besar yang membantu IKM seperti seorang Ibu yang menyusui anaknya. “Tidak pernah Ibu mati karena menyusui anaknya. Malahan semakin sehat,” ujarnya.

Di samping mendorong pemasaran produk lokal, Bunda Putri juga mengingatkan pentingnya kebijakan di sisi hulu untuk menciptakan dan menjaga kualitas produk lokal yang bisa diterima pasar. “Perlu juga kontrol di hulu dan tengah agar di hilir tidak rusak,” ujarnya.

Menurutnya banyak masalah yang perlu diselesaikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali melalui peningkatan penyerapan produk lokal. Misalnya, soal penyediaan bahan baku, hak cipta, membanjirnya produk impor dan sebagainya. Bunda Putri meminta dinas terkait agar melakukan jemput bola untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satunya dengan memfasilitasi IKM dengan pemasar seperti yang dilakukan hari ini.

“Yang penting kita harmonis, sinergis dan guyub, pasti bisa terwujud,” katanya .

Dia meyakini penghargaan terhadap produk lokal perlu dilakukan untuk menjaga kearifan lokal Bali.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan, temu bisnis ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemasaran produk lokal sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Putu Astawa yang juga Plt Kadis Pariwisata Provinsi Bali ini mengatakan ada potensi pasar 20 juta orang setiap tahunnya yang membutuhkan berbagai kebutuhan yang harusnya bisa menampung produk lokal.

“Kalau potensi ini dimanfaatkan pasti tidak terjadi kemiskinan di Bali,” ujar mantan Kepala Bappeda Provinsi Bali ini. Ia berharap, dengan pertemuan ini ada transaksi yang berkelanjutan antara IKM lokal dengan pemasar.

Acara juga dihadiri beberapa desainer lokal ternama yang memberikan masukan kepada perajin lokal, Kadisperindag Kabupaten/Kota se-Bali dan Kadisperindag Kabupaten Pulang Pisau, Elieser Jaya.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Ketua KONI Trenggalek Doding Jagokan Argentina Juara Pildun 2026

16 Juli 2026 - 16:21

Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan MBG di Bangsalsari, Biaya Perawatan Korban Ditanggung

16 Juli 2026 - 09:13

Menag Resmi Buka KKN Nusantara VI 2026: Mahasiswa dari 42 PTK Se-Indonesia Bawa Semangat Ekoteologi di Tanah Baduy

15 Juli 2026 - 22:36

Liga Remaja Trenggalek 2026 Digelar, Askab Siap Jaring Talenta Muda Berbakat

14 Juli 2026 - 13:18

Setelah Bertahun-tahun Kekurangan Air, Petani Jenggawah Kini Sambut Pembangunan Irigasi 

14 Juli 2026 - 05:34

Ketika Nakes Datang ke Rumah, Tiami Tak Lagi Harus Memikirkan Perjalanan yang Mustahil

14 Juli 2026 - 05:31

Trending di KABAR NUSANTARA