Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 17 Des 2019

Wagub Jabar Pelajari Tekan Angka Kemiskinan ke Bali


Wagub Jabar Pelajari Tekan Angka Kemiskinan ke Bali Perbesar

Penulis : Wanti
Editor : Sukiswanti

Bali, Kabarpas. com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menerima kunjungan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah dan Kabupaten /kota se Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat   UU Ruzhanul Ulum, di Ruang Rapat Cempaka , Bappeda Litbang Provinsi Bali, Selasa (17/12).

Wagub Cok Ace menyampaikan berdasarkan data statistik dalam tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Provinsi Bali mengalami trend penurunan. Presentase penduduk miskin di Bali yang pada tahun 2018 di posisi 3,91% di periode Maret 2019 turun menjadi 3,17% dan menempati urutan kedua nasional.

Lebih lanjut Wagub Cok Ace menyampaikan dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Bali mengacu pada model kebijakan yang holistic, sistematis, partisipasif dan sinergitas. Pencapaian program penanggulangan kemiskinan tidak akan pernah lepas dari peran serta seluruh unsur pemerintah, lembaga legislatif, pelaku usaha dan seluruh  masyarakat di Bali.

“Dalam RPJMD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2018-2023 kami berkomitmen menurunkan angka kemiskinan hingga 1-1,5 %. Upaya penanggulangan kemiskinan akan lebih efektif, efiisen dan tepat sasaran jika didukung seluruh elemen masyarakat. Kedepan mari kita tingkatkan sinergi untuk memutus rantai kemiskinan dan menghilangkan kesenjangan sosial dalam masyarakat, “imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum menyampaikan, bahwa kegiatan studi banding ke Provinsi Bali ini dilakukan tidak lepas dari keberhasilan dari Pemprov Bali dalam menangani kemiskinan di Bali termasuk didalamnya penanganan stunting.

Untuk stunting di Provinsi Jawa Barat berada pada prevalansi 31,1 % sedangkan Provinsi Bali  berada pada prevalansi 19,8 %.

“Melalui program, perencanaan, penganggaran dan inovasi nya, Pemprov Bali telah berhasil menurunkan angka kemiskinan sekaligus stunting. Untuk itu kami datang dan ingin belajar dan menjadikan Bali sebagai contoh dalam penanganan kemiskinan dan stunting di Provinsi Jawa Barat, “ tuturnya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Karnaval SCTV di Jember Dipadati Puluhan Ribu Warga, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dari Event Hiburan

18 Mei 2026 - 08:27

Ning Ita dan Wawalikota Resmi Membuka POPKOT 1 Tahun 2026, Menjaring Atlit Berbakat dan Berprestasi

17 Mei 2026 - 19:13

Walk For Peace 2026, Biksu Thudong dari Empat Negara Singgah di Kota Mojokerto

17 Mei 2026 - 12:35

Trending di KABAR NUSANTARA