Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 19 Agu 2020

AKP Muhamad Dugel, Sosok Kapolsek Lumbang Probolinggo yang Sempat Divonis Mati Namun Hidup Kembali


AKP Muhamad Dugel, Sosok Kapolsek Lumbang Probolinggo yang Sempat Divonis Mati Namun Hidup Kembali Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Fenomena heboh bocah 12 tahun yang divonis mati sempat hidup kembali di Probolinggo, juga pernah dialami Kapolsek Lumbang Polres Probolinggo, AKP Muhamad Dugel, (52).

Saat ditemui wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo di ruanganya. Rabu (19/8/2020). Pria bersahaja ini keceplosan bercerita, saat dirinya masih kecil pernah mengalami kondisi seperti yang dialami Siti Hafifah Wardah.

Namun, yang membedakanya, dirinya saat itu kondisinya terus membaik, dan nafasnya semakin beraturan dan bisa meneruskan kehidupanya hingga sekarang, sedangkan korban sempat bernafas dan kemudian tidak terselamatkan.

Dirinya teringat ketika menginjak remaja dan saat berkumpul bersama keluarga, orangtuanya sesekali bercerita yang pernah dialaminya dan berucap kalau usianya masih tertolong.

“Dulu kamu sempat tidak ada umur,” ucap Dugel menirukan cerita dari orangtuanya.

Kejadian yang menimpa dirinya ini dialaminya di saat ia kelas 2 SD, yang tidak sengaja menenggak minyak tanah yang dijual oleh orang tuanya di wilayah Lumajang.

Kondisinya yang memburuk, pria kelahiran tahun 1968 ini kemudian dilarikan ke rumah sakit setempat dan divonis tim medis meninggal dunia.

Suasana duka pecah, dan korban kemudian dibawa pulang dari rumah sakit, setelah tiba di rumah dan dirinya hendak dimandikan, justru pria beranak dua ini menunjukan tanda-tanda kehidupan, dan akhirnya sehat hingga sekarang.

”Saat itu saya masih kecil, dan kejadian tersebut juga yang bercerita orang tua saya, kalau saya dulu sempat meninggal sekitar 4 jam, kemudian hidup kembali,” tutur AKP M Dugel kepada Kabarpas.com.

AKP Muhamad Dugel menambahkan, saat itu mungkin dirinya masih kecil sehingga dirinya tidak merasakan apa-apa saat mengalami mati sesaat tersebut. Mungkin yang terasa kata dia dirinya seperti bangun dari tidur.

Semenjak kejadian tersebut, Dugel merasa, hiidupnya selalu ada keajaiban, dan merasa selalu dibarengi keberuntungan. “Mungkin ini namanya rahmat dan karunia Tuhan “ Sambung Dugel.

Memasuki usia remaja, Dugel mencoba mendaftar Secaba Polri dan gagal di pantukir, beruntungnya saat itu ada kebijakan bila di pantukir Secaba gagal bisa lolos ke Secatam.

Waktu berlalu dan keberuntungan kembali berpihak kepadanya, saat dirinya lulus mendaftar sekolah di jenjang ke lebih tinggi, dan kemudian lulus di sekolah calon perwira, dan kini sudah berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).

“Tidak menyangka hidup saya yang sederhana, kini menjadi kapolsek. Dan ini merupakan karunia Allah SWT,” terangnya.

“Sebagai manusia dan hidup di masyarakat, tidak ada yang kita sombongkan, hendaknya selalu berbuat baik sesuai dengan jabatan, karena hidup ini hanya titipan dan sesaat, dan nanti ada perhitunganya di Akhirat,” imbuhnya.

Di mata anggotanya, sosok Muhamad Dugel dikenal figur yang kalem, sederhana, dan selalu koordinasi dengan anggota l, serta pengertian.

“Strategi dan teknis ungkap permasalahan, faktor keberuntungannya itu yang saya acungi jempol dari Pak Dugel,” ujar Bripka Dadang Hariyanto, Kanitreskrim Polsek Lumbang.

Sebelumnya Pak Dugel pernah menjabat di Kapolsek Tegal Siwalan, kemudian dimutasi ke Lumbang. Menariknya, sepekan menjadi Kapolsek Lumbang, DPO bertahun-tahun yang terkenal licin dan selalu lolos saat disergap malah dengan mudah diamankan.

“Padahal sebelumnya kita sudah maksimal berupaya. Mungkin ini yang dinamakan faktor keberuntungan,“ tutupnya. (wil/gus).

Artikel ini telah dibaca 82 kali

Baca Lainnya

Jalan Sehat Bersama Semarakkan Puncak Peringatan Harkopnas ke-79 di Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:46

Bupati Haris dan INOVASI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:41

DPRD dan Pemkab Probolinggo Godok KUA-PPAS 2027, Pacu Daya Saing Daerah

22 Juli 2026 - 22:39

SDN Sukapura 3 Jadi Rujukan Penerapan Pembelajaran Multigrade Bagi Disdik Kabupaten Pasuruan

20 Juli 2026 - 09:32

Gelap Mata Demi Motor, Pria di Probolinggo Tega Habisi Nyawa Teman Dekatnya

17 Juli 2026 - 18:51

Dispendik Kabupaten Pasuruan Studi Tiru Pembelajaran Multigrade di Disdikdaya Probolinggo

17 Juli 2026 - 06:07

Trending di Kabar Probolinggo