Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 20 Jul 2026

SDN Sukapura 3 Jadi Rujukan Penerapan Pembelajaran Multigrade Bagi Disdik Kabupaten Pasuruan


SDN Sukapura 3 Jadi Rujukan Penerapan Pembelajaran Multigrade Bagi Disdik Kabupaten Pasuruan Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Keberhasilan SDN Sukapura 3 Kecamatan Sukapura dalam menerapkan pembelajaran kelas rangkap (multigrade class) menarik perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pasuruan. Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari pejabat Dinas Pendidikan, pengawas sekolah dan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan dari 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke sekolah tersebut, Jum’at (17/7/2026).

 

Kunjungan yang dipimpin Sekretaris Disdik Kabupaten Pasuruan Didik Suriyanto ini disambut Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Sri Agus Indariyati bersama Pengawas SD Kecamatan Sukapura Evi Herawati, Kepala SDN Sukapura 3 Mujiono, Kepala SDN Wonokerto 2 Samhaji, Komite SDN Sukapura 3 Waras Slamet serta para guru.

 

Setibanya di lokasi, rombongan langsung melakukan observasi proses pembelajaran di kelas Fase A, Fase B dan Fase C yang menerapkan sistem kelas rangkap. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama kepala sekolah dan guru untuk menggali strategi pembelajaran, pengelolaan kelas hingga praktik terbaik yang diterapkan di SDN Sukapura 3.

 

Sekretaris Disdik Kabupaten Pasuruan Didik Suriyanto mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempelajari secara langsung implementasi pembelajaran multigrade yang telah berjalan di Kabupaten Probolinggo.

 

“Sepulang dari Kecamatan Sukapura kami akan melakukan piloting project sekolah kelas rangkap di Kabupaten Pasuruan. Selain itu, hasil studi tiru ini akan kami diseminasikan kepada seluruh wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan sebagai bahan pengembangan kebijakan pendidikan,” katanya.

 

Sementara Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Sri Agus Indariyati menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Pembelajaran multigrade menjadi salah satu inovasi yang efektif menjawab tantangan keterbatasan jumlah guru dan peserta didik di sejumlah sekolah.

 

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai wadah berbagi pengalaman. Program multigrade yang kami terapkan mendapatkan pendampingan dari Tim INOVASI dan telah menjadi solusi bagi sekolah-sekolah yang memiliki keterbatasan jumlah murid maupun tenaga pendidik,” ujarnya.

 

Sri Agus menjelaskan, penerapan kelas rangkap tidak mengurangi kualitas pembelajaran karena seluruh proses belajar tetap mengacu pada kurikulum dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik.

 

Kepala SDN Sukapura 3 Mujiono menuturkan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran multigrade didukung oleh komitmen guru untuk terus meningkatkan kompetensi serta keterlibatan komite sekolah dalam mendukung berbagai kebutuhan satuan pendidikan. Setiap awal pembelajaran selalu diawali dengan asesmen diagnostik untuk mengetahui kemampuan masing-masing siswa sehingga guru dapat menerapkan pembelajaran dan asesmen yang berdiferensiasi.

 

“Guru-guru secara rutin mengikuti kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) Multigrade, baik pleno maupun per fase, sehingga kompetensi profesional terus berkembang. Di sekolah kami sudah tertanam pola pikir bahwa dalam pembelajaran multigrade tidak ada hambatan, yang ada hanyalah tantangan untuk terus berinovasi,” jelasnya.

 

Selain itu, komite sekolah turut berkontribusi melalui berbagai inovasi untuk membantu pemenuhan kebutuhan sekolah di tengah keterbatasan jumlah peserta didik dan dana operasional.

 

Melalui kunjungan ini, diharapkan praktik baik pembelajaran multigrade yang telah diterapkan di Kabupaten Probolinggo dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Pasuruan dalam memperluas akses layanan pendidikan berkualitas, khususnya di sekolah-sekolah dengan jumlah guru dan peserta didik yang terbatas. (len/ian).

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Road to PCX Day Explore East Java Satukan Ratusan Pecinta Honda PCX Menuju Bromo

20 Juli 2026 - 17:53

Bunga Desaku di Pakusari, Bupati Fawait Gandeng Mlijo Sebarkan Program dan Tegaskan Bantuan Tak untuk Dijual

20 Juli 2026 - 17:21

Jember Siapkan Layanan Homecare dan Telemedicine untuk Warga Rentan

20 Juli 2026 - 17:13

Fawait Minta Direksi Baru BUMD Jember Hadirkan Terobosan Tanpa Bergantung APBD

20 Juli 2026 - 17:10

Dosen UiTM Malaysia Beri Motivasi Mahasiswa PMM UNU Pasuruan

19 Juli 2026 - 21:04

Bupati Jember Libatkan Mahasiswa KKN Perkuat Akurasi Data Kemiskinan 

19 Juli 2026 - 18:34

Trending di KABAR NUSANTARA