Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Berawal dari hobi, Iga mawarni warga Perum Kopian, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, sukses geluti bisnis puding tart.
Perempuan umur 29 tahun dan aktif sebagai seorang anggota Pol PP Kota Probolinggo mulai menekuni serius puding tart ini sejak setahun lalu.
“Serius sejak tahun lalu dengan modal awal sekitar Rp 500 ribu,” ujar Iga kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo. Senin (26/10/2020).
Ibu beranak dua ini menambahkan, saat bisnisnya mulai diminati pelangganya, tiba -tiba berhenti mendadak karena pandemi Covid -19.
“Saat pandemi Covid -19, pemesan puding macet, dan kembali bergairah semenjak penerapan New Normal,” terangnya.
Agar penerapan protokoler tetap berjalan, Iga mempromosikan puding tart melalui medsos IG bernama igamawarni24, Puding Tart, dessert by Ninditata Puding.
“Dengan sistem online kita masih bisa menjaga jarak, dengan pelanggan dan bisa meminimalisir tepapar Covid – 19 dan order lancar,” terusnya.
Di saat pandemi Covid -19 seperti ini pemesan Puding justru ramai, sehingga dirinya harus pandai-pandai mengatur waktu. “Dan di saat pulang kerja saya harus melayani pelanggan,” tandasnya.
Dalam sehari, Iga mampu menjual rata-rata 20 puding tart, dan kini dirinya juga mencoba aneka minuman dari buah.
“Alhamdulillah, omzet perhari (puding tart dan minuman buah) rata-rata sekitar Rp 500 – 700 ribu. Dan di sini bisa kita ambil hikmah, setiap kita melakukan keseriusan ulet dan pantang menyerah, pasti akan menuai keberhasilan meski di saat sulit seperti pandemi Covid -19 ini,” tutupnya. (wil/gus).

















