Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Peduli dampak Covid -19, Pemerintah Kota Probolinggo membuka kembali Pasar Murah Tahap dua. Pembukaan pasar murah yang merupakan program DKUPP Kota Probolinggo ini dilaksanakan di Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan.
Kepala DKUPP Kota Probolinggo, Fitriawati mengatakan, pasar murah merupakan wujud kepedulian pemkot dalam menjamin kebutuhan masyarakat terutama dalam kondisi pandemi.
“Masyarakat bisa mendapat bahan pokok dengan harga murah. Sekaligus menjaga kestabilan harga dalam masa pandemi,” tuturnya. Kamis (5/11/2020).
Penerima manfaat pasar murah bersubsidi untuk 15 ribu KK (kepala keluarga) se-Kota Probolinggo yang dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama dan kedua tersedia masing-masing 7500 paket untuk 1500 KK per kecamatan. Pasar murah dilaksanakan hingga 9 Desember di masing-masing kelurahan.
“Dalam menentukan sasarannya kami dibantu kecamatan dan kelurahan, RW dan RT. Komoditi yang dijual adalah beras kepompong 5 kg, gula pasir 1 kg dan minyak goreng filma 2 liter. Satu paket mulai Rp 89.700 kami jual Rp 50 ribu kepada warga,” ujar Fitriawati.
Sementara itu, Wakil Walikota Probolinggo HM Soufis Subri, Berpesan Pasar Murah ini diharapkan dimanfaatkan sebaik baiknya. Dan bila ada masyarakat yang pada pasar murah tahap pertama tidak dapat, sekarang dapat, saat gelombang berikutnya permintaan tidak berharap lagi karena sistem kupon digilir agar tepat sasaran.
“Pasar Murah ini untuk masyarakat terdampak Covid – 19 dan harus tepat sasaran, bila ada masyakarat yang tidak mendapatkan, diharap koordinasi dan jangan menjadi provokasi, bila ada yang masyarakat yang sudah dapat tentunya digelombang berikutnya atau sebaliknya tidak dapat,” pesanya.
Soal kualitas, ia menjamin semua barang yang diberikan oleh Pemerintah Kota Probolinggo berkualitas premium.
“Kami menjaga kualitas harapannya agar masyarakat merasakan kenyamanan sedang terdampak. Mari mensyukuri ini dan manfaatkan sebaik-baiknya,“ tutupnya. (wil/gus).

















