Pasuruan, Kabarpas.com – Di saat segelintir orang berusaha “menodai” nama sebutan gus untuk terus menebar kebencian dan melakukan hal- hal yang tak terpuji. Maka tidak dengan puluhan gus-gus yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan.
Para gus yang tergabung dalam Gus – gus Cinta Tanah Air tersebut, meluncurkan buku antologi puisi tentang kebangsaaan yang berjudul “Indonesia yang Hampir Hilang”.
Menariknya, para gus-gus yang karyanya tergabung dalam buku antologi puisi ini berasal dari lintas profesi, mulai pengasuh pesantren, pejabat, pengusaha hingga pimpinan tertinggi di lingkungan kepolisian.
Sejumlah nama gus – gus Cinta Tanah Air tersebut, di antaranya sebut saja Gus Irsyad Yusuf (Bupati Pasuruan), Gus Amak / KH Nailur Rochman (Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pasuruan), Gus AKBP Rofiq Ripto Himawan (Kapolres Pasuruan), Gus Dwy Sadoellah (Ponpes Sidogiri), Gus Hakim Jayli (Dirut TV9 Nusantara), Gus Haidar Hafeez (Ponpes Darul Ulum Karangpandan), Gus Shohib (CEO Kabarpas.com), dan sejumlah nama gus-gus lainya.
Munculnya ide untuk membuat buku antologi puisi ini adalah bagian dari semangat nasionalisme mereka, dalam rangka menghadang munculnya faham-faham radikal, yang sampai saat ini terus berupaya mengerogoti keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Hadirnya buku ini adalah bagian dari ungkapan jiwa para gus – gus dalam merekatkan nilai kebangsaan, yang kemudian dipadukan pada nilai keagamaan, dengan semangat kepahlawanan. Tentu semangat tersebut tidak lepas dari pengamalan makna “hubbul wathon minal iman” yang artinya cinta tanah air sebagian dari iman,” ujar Gus Haidar Hafeez, koordinator Gus-gus Cinta Tanah Air kepada Kabarpas.com.
Buku yang berisi sekitar 60 halaman lebih tersebut, kemudian dijadikan kado khusus untuk ulang tahun Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf ke-50 yang tanggal lahirnya bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 2020.
“Ini ada kado dari Gus – gus Cinta Tanah Air untuk ultah Pak Bupati,” kata Gus Haidar saat memberikan buku antologi puisi “Indonesia yang Hampir Hilang” kepada Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, di sela-sela acara Heroik Santri yang disiarkan langsung di TV9 Nusantara.
Sementara itu, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf yang salah satu karyanya juga ada di buku tersebut, menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan perhatian para gus-gus Cinta Tanah Air kepada dirinya.
“Ini bagus, ternyata karya-karya mereka luar biasa. Saya kira buku ini terus dikembangkan dan digali lebih lanjut potensi para gus-gus kita untuk terus berkarya. Sedikit apa pun kalimat yang sudah ditorehkan pasti mengandung makna,” pungkasnya. (***).

















