Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Ambar Susanti ( 35) warga Jalan Mastrip, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo,merupakan sosok perempuan yang selalu mengajarkan disiplin 3M.
Mengajarkan disiplin 3M, sering Mencuci tangan, Memakai Masker dan Menjaga jarak selalu dilakukan dan ditanamkan dari tingkat keluarga hingga di lingkungan sekolah.
Perempuan beranak satu dan juga mengajar di SDN Lemah Kembar ini memiliki pemikiran disiplin menjalankan 3M merupakan obat yang paling efektif melawan Covid- 19, selama imunisasi dan obat korona belum diketemukan.
Saat didatangi di rumahnya, perempuan memiliki tinggi badan 156 cm ini menjelaskan, dirinya hanya berusaha mengajarkan disiplin 3M di lingkungan keluarga (anak) dan muridnya.
Meski dalam skala kecil hanya dalam lingkungan keluarga dan murid, paling tidak disiplin 3M tertanam di jiwa anak-anak, dan semoga disiplin 3M menyebar dari murid, ke wali murid dan hingga ke keluarga murid.
“Hanya mengajak keluarga dan murid saya untuk disiplin mencuci tangan, memakai masker, dan selalu menjaga jarak,” tutur Ambar. Sabtu (21/11/2020).
Dirinya memahami pentingnya 3M juga didapat saat ada sosialisasi dari Kacabdispendik, dan Forkopimka.
“Saya mengetahui 3M dari sosialisasi dari atasan saya, dan saya tularkan ke keluarga dan murid saya,” jelasnya.
Dalam lingkungan keluarga dan murid ia terus tanamkan disiplin 3M, agar menjadi kebiasaan. Dan terhadap anaknya juga diterapkan disiplin 3 M. “Keluar rumah, bersepeda terus saya edukasi tentang pentingnya 3M,” tambahnya.
Selain 3M, Ambar juga mengajak murid dan putranya selalu rutin olahraga dan mengkonsumsi nutrisi yang cukup gizi, untuk meningkatkan imun.
Dengan pemahaman secara nalar, dan mudah dimengerti oleh anak-anak, dengan sendirinya anak-anak akan melakukan 3M. “Semoga apa yang saya lakukan ini bermanfaat dan Covid -19 segera berakhir,” tutupnya. (wil/gus).

















