Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 28 Nov 2020

Atasi Dampak Pandemi Covid-19, Presma BEM Unirow Tuban Ajak Masyarakat Jogo Jatim


Atasi Dampak Pandemi Covid-19, Presma BEM Unirow Tuban Ajak Masyarakat Jogo Jatim Perbesar

Tuban, Kabarpas.com – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI Ronggolawe Tuban mengajak kepada masyarakat untuk tidak menyepelekan perihal Covid-19, yang belakangan justru angka positif bahkan kematian yang disebabkan virus tersebut di Jawa Timur masih cukup tinggi.

Kasus menonjol misalnya hingga hari ini sebanyak empat kepala daerah di Jawa Timur terpapar Covid-19. Dua di antaranya meninggal dunia. Empat kepala daerah dimaksud yakni Bupati Jombang Mundjidah Wahab, sudah diisolasi dan masih dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya. Yang kedua, Wakil Wali Kota Probolinggo HMS Subri yang juga masih di isolasi dan dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya.

Sementara Kepala kepala daerah yang meninggal positif Covid-19 yakni Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin meninggal pada Sabtu (22/8/2020) dan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengembuskan nafas terakhir pada Kamis (26/11) pukul 16.30 WIB lalu.

Presma Unirow Tuban, Andhika Wahyu Julian mengatakan, tingginya kasus positif Covid-19 di wilayah tertentu sangat dipengaruhi oleh sikap dan kedisplinan masyarakatnya. Apabila aktivitasnya tidak berpedoman pada protokol kesehatan, maka wajar dilingkungan tersebut cukup potensial terpapar.

“Jadi kedisiplinan dan ketaatan terkait protokol kesehatan menjadi solusi terbaik saat ini,” katanya kepada Kabarpas.com, Sabtu (28/11/2020).

Andhika menjelaskan, saat ini memang pemerintah telah berupaya secara medis agar bisa mendatangkan vaksin dan obat Covid-19, namun upaya tersebut tidak serta merta membuat masyarakat melonggarkan kedisplinan dalam mengantisipasi penyebaran virus tersebut. Oleh karena ia berharap masyarakat di Jatim khususnya tetap disiplin dan taat menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu pandemi Covid-19 yang terjadi jelas berdampak bagi sosial ekonomi masyarakat, sehingga selain upaya pemerintah untuk menanggulangi, menurutnya dibutuhkan sinergitas semua pihak.

Andhika berharap Jogo Jawa Timur yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat dukungan semua masyarakat.

“Konsep Jogo Jawa Timur tujuan pokoknya kan agar tercipta suasana aman tertib dan kondusif, jadi dengan turut serta Jogo Jatim kita bisa membantu pemerintah dalam mempercepat dampak pendemik ini baik secara sosial ekonomi atau aspek lainnya,” pungkasnya. (And/Lid).

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Karnaval SCTV di Jember Dipadati Puluhan Ribu Warga, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dari Event Hiburan

18 Mei 2026 - 08:27

Ning Ita dan Wawalikota Resmi Membuka POPKOT 1 Tahun 2026, Menjaring Atlit Berbakat dan Berprestasi

17 Mei 2026 - 19:13

Walk For Peace 2026, Biksu Thudong dari Empat Negara Singgah di Kota Mojokerto

17 Mei 2026 - 12:35

Tembus Beasiswa Petra Future Leaders 2026, Inilah Sosok Christopher Kevin Yuwono

16 Mei 2026 - 12:52

PPPK Jember Sebut Perhatian Pemkab terhadap Guru Lebih Baik dari Daerah Lain 

15 Mei 2026 - 19:33

Trending di KABAR NUSANTARA