Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 6 Des 2020

Puluhan ASN Terpapar Covid-19, Kantor Bupati Probolinggo Dilockdown


Puluhan ASN Terpapar Covid-19, Kantor Bupati Probolinggo Dilockdown Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Titin Sukmawati

 

 

Probolinggo, kabarpas.com – Pemberlakuan Work From Home (WFH) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Bupati Probolinggo,  di jalan Panglima Sudirman , Kecamatan Kraksaan dimulai sejak 5 Desember 2020 hingga 15 Desember 2020.

WFH atau bekerja di rumah ini diberlakukan karena ada sekitar 39 ASN Pemkab Probolinggo, terkonfirmasi Positif Covid-19.

Dalam 2 pekan ini sekitar 39 orang pegawai Pemkab Probolinggo terpapar Covid-19. Dua orang di antaranya sudah menjalani perawatan, sedangkan sisanya masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Jubir Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Dewi Vironica menjelaskan, instruksi dari Ketua Satgas, selama 10 hari kedepan, terhitung mulai 5 hingga 15 Desember 2020 ini, seluruh ASN dan Karyawan Pemkab diberlakuakan WFH.

“39 ASN tersebut merupakan jumlah akumulasi di seluruh Kabupaten Probolinggo,bukan di kantor Bupati saja,” jelas Vironica kepada Kabarpas.com. Minggu (6/12/2020).

Menurutnya, pemberlakuan WFH itu dilakukan karena banyak pegawai atau OPD terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga pilihan lockdown diambil untuk menghindari penyebaran Covid-19 di lingkungan perkantoran.

Banyak ditemukan ASN dan Karyawan yang berstatus OTG memaksakan diri untuk masuk kantor, tambah Vironica, sehingga berpotensi untuk menularkan Covid-19 kepada karyawan lainnya. “Kalau sudah berstatus OTG, mereka memaksakan untuk masuk kantor. Mereka juga tidak mengaku kalau mereka sakit,” tambahnya.

Hal itu disayangkan oleh satgas, sehingga berdampak pada pegawai lainnya dan mengakibatkan Kantor Bupati Probolinggo, harus di tutup selama 10 hari.

“Mungkin karena takut ya, sehingga di kantor bisa kontak langsung dengan yang lainnya, dan penularanya kemana-mana. Jadi lebih amannya WFH ini diambil,” tuturnya.

Vironica menambahkan nagi karyawan yang sedang menjalani WFH diimbau tidak keluar kota dan bila didapati gejala, kami anjurkan untuk langsung ke puskesmas terdekat. Nantinya akan di-swab jika memiliki kontak erat dengan pegawai yang terkonfirmasi Covid-19, jika tidak ya hanya di rapid test.

“Untuk antisipasi penularannya, Satgas Covid 19, melakukanTracing dan sterilisasi di Kantor Bupati dan OPD,” jelasnya.

Saat ini, berdasarkan rilis harian dari satgas Covid pada hari Sabtu (4/12/2020) kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo mencapai 1678 orang. Rinciannya, 132 orang dirawat, 1452 pasien sembuh dan 94 orang meninggal dunia. Sedangkan kasus suspect 45, Probable 19 dan Discarded 304 kasus. (Wil/Tin).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Karhutla Bromo Terbakar Lagi, Polres Probolinggo dan Tim Gabungan Terus Jinakan Api

27 Agustus 2026 - 19:58

SKB Kraksaan Buka Akses Pendidikan Kesetaraan Warga Binaan Rutan Kraksaan

27 Agustus 2026 - 11:04

Disnaker Kabupaten Probolinggo dan Rutan Kraksaan Gelar Pelatihan Membatik Bagi Warga Binaan

26 Agustus 2026 - 09:57

PMI Kabupaten Probolinggo Bekali Tim SIBAT Jadi Narasumber Edukasi Bencana

25 Agustus 2026 - 08:48

Kwaran Gerakan Pramuka Gending Gelar Gending Scout Camp 2026, Edukasi Pelestarian Lingkungan

24 Agustus 2026 - 09:32

IDI Cabang Kabupaten Probolinggo Kirim Relawan Medis Bantu Korban Gempa NTT

23 Agustus 2026 - 13:16

Trending di Kabar Probolinggo