Surabaya, Kabarpas.com – Founder MaxWin Organization menggelar meeting zoom bersama pemerintah Papua Barat dan media, untuk menjelaskan program membangun daerah tanpa mengandalkan APBD. Kegiatan tersebut mendapat respon baik dan diharapkan dapat ditindaklanjuti secara nyata demi kesejahteraan masyarakat.
Maxmillian Winardi, Founder MaxWin Organization menggelar meeting virtual bersama Abdullah Gazam, anggota DPR Papua Barat, Lambert Jitmau, Walikota Sorong, dan perwakilan media.
Dalam pertemuan secara online tersebut, dijelaskan tentang 5 (lima) program membangun daerah tanpa APBD, diantaranya:
• Berkoordinasi dengan semua Developer. Membuat orang yang membeli properti bisa profit 300% dalam 100 bulan.
• MaxWin akan mendanai untuk pembangunan. Dengan target 50% yang dibangun, disumbangkan untuk yayasan sosial, yayasan gereja, yayasan agama, sumbangan ke masjid, serta sumbangan untuk partai politik. Dengan ketentuan properti tidak boleh dijual, tapi disewakan dan uang sewa untuk kebutuhan organisasi.
• Program free advertising, yaitu program properti gratis untuk menaikkan omset UMKM dan hotel.
• Sewa properti gratis properti, yaitu program cicilan properti 1% per bulan tanpa bunga di bank dan koperasi.
• Deposito berhadiah langsung properti senilai deposito, yaitu konsumen deposito profit 200% dan sewa properti 5% tergantung lokasi. Untuk koperasi dan bank profit 300% dalam 100 bulan.
MaxWin menjelaskan bahwa program developer social business tersebut modal pendanaannya dari luar negeri, dengan PT Broker Bisnis Internasional sebagai penggerak. Merupakan pengembangan developer bisnis anti riba.
Pihaknya menambahkan, bahwa 5 program tersebut memiliki 3 pencapaian diantaranya, satu juta rumah gratis untuk dhuafa, menghilangkan bunga di KPR Bank, dan menurunkan harga properti 50%.
Menanggapi adanya meeting tersebut, Walikota Sorong menyatakan pihaknya menyambut positif dan mendukung program tersebut.
“Kami menyambut positif adanya program tersebut, apalagi di Kota Sorong banyak developer. Kami berharap akan ada tindak lanjut nyata, sehingga dapat meyakinkan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Lambert Jitmau.
Dengan adanya program tersebut diharapkan di masing-masing wilayah dapat berkoordinasi dengan Bank, koperasi, developer, UMKM, media, dan hotel. (***/diz).

















