Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 30 Jun 2021

Begini Cara Merawat Big Bike yang Jarang Dipakai


Begini Cara Merawat Big Bike yang Jarang Dipakai Perbesar

Surabaya, Kabarpas.com – Motor gede (Moge) pada umumnya hanya digunakan sebagai motor hobi saja. Jarang yang menggunakannya sebagai kendaraan harian dan seringkali moge hanya terparkir di garasi dalam waktu lama dan hanya sesekali digunakan.

Moge yang jarang dipakai, tentu dapat berdampak rusak pada beberapa komponennya seperti kondisi bodi dan mesinnya. Untuk itu, perlu perawatan ringan meskipun motor tidak dikendarai.

Agar tetap terawat, sebaiknya motor diperiksa dalam periode waktu tertentu. Hal ini diperlukan untuk mencegah masalah-masalah yang biasanya sering terjadi pada moge.

Dodik Kuswinarno mekanik Big Bike PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) memberikan beberapa tips perawatan moge.

Moge yang jarang dipakai atau diservis, bagian yang terpenting untuk diperhatikan adalah olinya.

Untuk penggantian oli di motor BigBike periodiknya lebih lama karena menggunakan filter oli eksternal (Kualitas penyaringan lebih bagus), Anjuran anjuran penggantian oli setiap 12.000 km, tetapi idelanya untuk mendapatkan performa yang lebih baik oli di periksa setiap 6.000 km ( Jika perlu di ganti), karena kondisi jalan yang padat bisa membuat kualitas oli menurun.

Kedua yang paling sering dialami moge yakni masalah aki. Untuk menjaga aki tetap baik, motor hanya perlu dipanasi secara rutin.

Kalau tidak bisa setiap hari dihidupkan, setidaknya dua hari atau tiga hari sekali motor dihidupkan. Cukup lima menit saja moge dihidupkan. Sebab, yang penting ada sirkulasi oli dan ada pengisian daya untuk aki.

Selanjutnya, pemilihan bahan bakar yang sesuai. Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai juga akan berpengaruh pada performa, juga bisa berakibat buruk pada komponen fuel pump. Pemilihan bahan bakar yang salah bisa menyebabkan fuel pump rusak dan harus diganti

Dan yang tak ketinggalan cek rantai motor. Lakukan penyetelan ulang setiap 1.000 kilometer dan bila perlu segera ganti rantai ketika indikator setelan rantai ada di batasan warna merah.

“Petunjuk mengenai perawatan motor Big Bike yang perlu diperhatikan oleh konsumen sudah tercantum dalam buku pedoman pemilik yang diberikan kepada konsumen pada waktu melakukan pembelian Honda Big Bike,” kata Dodik kepada Kabarpas.com.

Untuk layanan after sales dan service konsumen Big Bike. MPM Honda Jatim mempunyai fasilitas khusus untuk konsumennya yaitu Premium Lounge, ruang tunggu eksklusif bagi konsumen premium Honda ketika servis, Towing Service apabila konsumen tidak sempat melakukan service, teknisi big bike MPM Honda Jatim akan menjemput, tidak hanya itu apabila konsumen melakukan agenda turing fasilitas ini bisa dimanfaatkan apabila terjadi accident dan fasilitas free dynotest juga bisa didapatkan konsumen saat service Motor Honda Big Bike di MPM. Layanan service ditangani langsung oleh teknisi MPM yang sudah tersertifikasi Internasional. (Dit/Mel).

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Hadiri FGD, Sejumlah Media Online Bahas Keberlanjutan Ekosistem Media Lokal di Tengah Ancaman Revisi UU Hak Cipta

9 Oktober 2026 - 21:01

​Menembus Batas Pengabdian: Mahasiswa UID Sutan Akhyar Rajabi Dinobatkan Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026

9 Oktober 2026 - 15:37

Sudah Sembuh, Tak Perlu Bingung Pulang, Jember Punya Mobil Cinta

8 Oktober 2026 - 17:18

Punya PMI Terbesar di Jatim, Jember Dipilih Kementerian untuk SMK Go Global 

8 Oktober 2026 - 11:48

Bersaksi di PN Lumajang, Ahli Keberatan dengan Peringatan Ancaman Pidana saat Beri Keterangan

7 Oktober 2026 - 18:12

Presiden Prabowo Apresiasi Satgas PKH, Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun

7 Oktober 2026 - 08:45

Trending di KABAR NUSANTARA