Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Malang · 6 Apr 2022

JNE Hadirkan Solusi Jitu Kembangkan Bisnis Online


JNE Hadirkan Solusi Jitu Kembangkan Bisnis Online Perbesar


Malang, Kabarpas.com – Era endemi menuntut para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah
(UMKM) untuk menghadirkan inovasi cemerlang di tengah kompetitif-nya pasar. Berbagai
fitur sosial media dan e-commerce dimanfaatkan untuk menyusun strategi pemasaran yang
mampu meningkatkan penjualan. Hal ini dikupas dalam JNE Ngajak Online 2022
Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Malang.
Gelaran virtual ini diadakan pada 5 April 2022 bersamaan dengan HUT ke-108 kota Malang.

Membuka acara ini, Windhu Abiworo selaku Kepala Cabang Utama JNE Malang berharap
JNE mampu mendorong laju perekonomian UMKM Malang melalui transformasi digital dan
kolaborasi.
“Bentuk kolaborasi JNE dan UMKM beragam, mulai dari mengadakan kegiatan Ngajak
Online, menyediakan layanan e-fulfillment, cashless COD, dan ada juga dashboard shipment
yang mempermudah konsumen untuk memonitor pengiriman hingga pencairan dana.”,
ungkap Windhu pada JNE Ngajak Online 2022.

Whindiarto Yudistiro selaku Head of Sales and Marketing JNE Malang menambahkan JNE
berupaya untuk berkontribusi bagi UMKM tak hanya sebagai ekspedisi.

“Hari demi hari kami
bereksperimen untuk kolaborasi dengan UMKM, sehingga kami menemukan berbagai cara
untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan murah,” ujarnya.

“Karena itu kami adakan layanan e-fulfillment. Misalnya mayoritas konsumen anda di
Kalimantan, JNE bisa siapkan gudang anda di Kalimantan. Sehingga harga ongkos kirim untuk
konsumen Kalimantan jadi terjangkau,” sambungnya pada JNE Goll..Aborasi Bisnis Online.

Turut memeriahkan acara ini, hadir Novita Ayu selaku Owner Rumah Hijab Novita dan Dias
Satria, Owner Jagoan Indonesia dan Piknikhub Malang. Keduanya membuktikan bahwa
pandemi tak hanya mendatangkan tantangan, tapi juga kesempatan untuk makin ‘cuan’ dan
meningkatkan growth perusahaan.

Owner Rumah Hijab Novita yang kerap disapa Novi ini terkenal akan kepiawaiannya
berdagang via live streaming. Berbagai aplikasi media sosial dijajalnya untuk memasarkan
pakaian muslim. Tak hanya dapat disaksikan oleh calon pembeli di seluruh Indonesia, bagi
Novi berjualan melalui live streaming juga cukup efektif untuk meningkatkan kepercayaan
konsumen.

Meski rajin berdagang di kanal online, Novi juga memprioritaskan layanan offline. Berbagai
inovasi dihadirkan seperti promo spesial untuk konsumen yang berbelanja langsung di toko
dan sistem pembayaran COD.

“Saya menawarkan sistem COD karena di masa COVID yang
lalu konsumen malas keluar, dari sini peminat banyak yang antusias. Ini pentingnya mampu
melihat peluang,”ujar Novi.

Bicara soal bisnis online tak lepas kaitannya dari e-commerce, aplikasi jual beli online yang
diminati konsumen karena kemudahan transaksi serta banyaknya promo dan pilihan produk.

“Kami masuki semua aplikasi e-commerce, yang saat ini sedang ramai untuk produk fesyen
adalah toko ‘oren’, kami manfaatkan semua fitur yang ada,” terang Novi.

Rahasia sukses Rumah Hijab Novita adalah karena kemampuan Novi dan timnya beradaptasi
dengan kanal digital. Mulai dari memanfaatkan siaran langsung atau yang biasa dikenal
dengan live streaming, hingga optimalisasi e-commerce.

Lain halnya dengan Dias Sastra, pegiat UMKM dan creative consultant yang dalam sepak
terjangnya telah mengakselerasi pemasaran digital UMKM Indonesia khususnya Jawa Timur.

“Di naungan Jagoan Indonesia, kami kerjakan media sosial hotel, cafe, dan memfasilitasi
acara-acara inkubator startup di Banyuwangi. Sebelum pandemi kami hanya re-branding produk lokal. Saat pandemi kami PIVOT ke social
media handling. PIVOT ini dilaksanakan ketika pandemi bahkan di kondisi Indonesia tidak
menentu,” ujar Dias.

Meski dikata nekat, selama pandemi Dias tak henti optimis
menghasilkan inovasi baru.

“Kita buka cafe saat pandemi namanya Piknikhub. Ketika banyak pelaku F&B bangkrut dan
berguguran, kita harus mulai lebih awal. Meski belum meraup untung, tapi saya merasa ini
momentum yang tepat,” tambah Dias.

Bagi Dias bisnis tak hanya soal ‘cuan’, juga soal melahirkan lapangan pekerjaan baru,
memberikan manfaat bagi orang lain, dan memberi value bagi kelangsungan hidup
masyarakat. Berangkat dari hal tersebut, Dias memutuskan untuk terus menggeluti cafe yang
dibukanya sejak pandemi lalu, meski belum merasakan peningkatan laba yang signifikan.

Malang merupakan kota ketiga dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 bertajuk
‘Goll…Aborasi Bisnis Online’ yang pada tahun ini akan digelar di 62 kota di seluruh
Indonesia. Setelah Kota Malang, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Magelang
pada 12 April 2022. Dihadiri lebih dari 180 pegiat UMKM Jawa Timur. (dit/ida).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Reuni PPMI 2025 : Ketika Pers Mahasiswa Menulis Ulang Sejarahnya di Kota Malang

19 Oktober 2025 - 17:46

Super Kids Probolinggo Buktikan Ketangguhan, Sabet Juara 3 di Liga Malang Junior League 2025

25 Agustus 2025 - 08:51

Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut, DPRD Minta Pemkot Blitar Gencarkan Sosialisasi Antisipasi Kasus DB

22 Januari 2025 - 16:44

Cari Aman Berkendara Motor di Dataran Tinggi Kota Batu

17 Januari 2025 - 09:13

Mahasiswa UB Gelar MW CARE 2024 Bersama PMI Kota Malang

1 November 2024 - 12:03

Pengajian Eksekutif Malang Raya Luncurkan Strategi Kembangkan Potensi Zakat di Jatim

12 Februari 2024 - 11:26

Trending di Kabar Malang