Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 6 Jan 2024

Dishub Probolinggo Gelar Rakortek Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api


Dishub Probolinggo Gelar Rakortek Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi teknis (rakortek) keselamatan perlintasan sebidang kereta api di ruang Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Bambang Singgih Hartadi ini diikuti oleh 4 (empat) camat (Tongas, Sumberasih, Leces dan Tegalsiwalan), 17 kepala desa yang wilayahnya terdapat perlintasan sebidang kereta api serta OPD terkait (Bapelitbangda, Dinas PMD, BPPKAD dan Bagian Hukum).

Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto mengatakan rakortek ini dilaksanakan dalam rangka untuk menindaklanjuti arahan dari Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto pada Forum Diskusi Keselamatan Sebidang Kereta Api pada malam tahun baru 2024 di Pendopo Kecamatan Leces.

“Keselamatan perlintasan sebidang kereta api adalah hal yang utama yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Camat beserta kepala desa hendaknya bisa menggunakan CSR pemenuhan fasilitas sarana prasarana berupa pos jaga dan palang pintu,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kabupaten Probolinggo Bambang Singgih Hartadi menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang kereta api. “Tujuannya supaya tidak ada lagi kejadian kecelakaan kereta api di wilayah Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Menurut Bambang, hendaknya dilakukan pemasangan banner BERTEMAN yang artinya Berhenti, Tengok Kanan, Tengok Kiri, Aman dan Jalan. Pemasangan banner BERTEMAN ini dapat difasilitasi dari desa yang ada perlintasan sebidang kereta api. “Untuk usulan BKK (Bantuan Keuangan Khusus) ke Provinsi Jawa Timur untuk 12 JPL (Jalur Perlintasan Langsung) masih menunggu jawaban,” tegasnya.

Bambang menambahkan upaya ini merupakan ikhtiar dari peningkatan di perlintasan sebidang kereta api dengan harapan tidak terjadi lagi kecelakaan kereta api. “Masyarakat yang akan melintasi perlintasan yang belum ada palang pintu diharapkan bisa lebih hati-hati. Sebelum melintas hendaknya berhenti, tengok kanan, tengok kiri, aman dan jalan,” pungkasnya. (len/gus).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Siap Melesat, Pebalap Astra Honda Bidik Podium di ARRC Buriram

9 Mei 2026 - 21:47

Dari Pasar Lumpur Ledokombo, Festival Egrang Tanoker Perkuat Budaya dan Ekonomi Warga

9 Mei 2026 - 21:38

Perbaikan Jalur Longsor Tiris Direncanakan Awal 2027, Tokoh Masyarakat Swadaya Bangun Jalur Alternatif

9 Mei 2026 - 20:24

Wamen Komdigi Resmi Launching Festival Egrang Tanoker ke-14 di Jember

9 Mei 2026 - 14:39

Festival Egrang Tanoker ke-14: Ketika Permainan Tradisional Bertemu Era Digital

9 Mei 2026 - 14:36

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mampu Bersaing Tembus ke Negara Jepang

9 Mei 2026 - 11:53

Trending di KABAR NUSANTARA