Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 8 Feb 2025

Disdikdaya Larang Outing Class ke Luar Daerah


Disdikdaya Larang Outing Class ke Luar Daerah Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan larangan bagi sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Probolinggo untuk tidak mengadakan kegiatan outing class (kunjungan luar kelas) ke luar daerah.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi dengan pertimbangan faktor cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Jawa Timur. “Larangan outing class ke luar daerah ini diberlakukan efektif sejak 1 Februari 2025,” katanya.

Menurut Joko, kebijakan ini diambil demi keselamatan dan kenyamanan peserta didik, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan cenderung ekstrem di beberapa wilayah di Jawa Timur.

“Kami melarang sekolah-sekolah di Kabupaten Probolinggo untuk melakukan outing class ke luar daerah mengingat cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini. Keputusan ini kami ambil untuk memastikan keselamatan murid-murid dan tenaga pendidik,” ujarnya.

Sebagai alternatifnya, Joko mengimbau agar sekolah-sekolah di Kabupaten Probolinggo memanfaatkan potensi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo untuk kegiatan outing class. Kabupaten Probolinggo yang terkenal dengan berbagai destinasi wisata menarik mulai dari kawasan Bromo hingga tempat wisata alam lainnya diharapkan dapat menjadi tempat yang aman dan bermanfaat bagi peserta didik.

“Kami mendorong agar sekolah-sekolah memanfaatkan outing class dengan berkunjung ke tempat wisata dan tempat rekreasi yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo. Hal ini tidak hanya akan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi murid-murid, tetapi juga akan mendukung perekonomian masyarakat lokal,” jelasnya.

Joko menambahkan dengan memfokuskan kegiatan outing class di dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, sekolah-sekolah dapat memastikan bahwa kegiatan tersebut berlangsung dengan aman, tidak terlalu jauh dari jangkauan dan dapat lebih mudah untuk diawasi.

“Saya mengingatkan agar kegiatan outing class dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan murid dan tidak memaksakan seluruh murid untuk berpartisipasi. Kegiatan outing class harus tetap dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, baik selama perjalanan menuju lokasi maupun saat berada di tempat tujuan,” terangnya.

Lebih lanjut Joko mengharapkan dengan adanya kebijakan ini, sekolah-sekolah di Kabupaten Probolinggo dapat lebih memanfaatkan potensi wisata lokal sebagai bagian dari pembelajaran siswa.

“Dengan memfokuskan outing class di dalam daerah, kami berharap anak-anak juga bisa lebih mengenal dan mencintai daerah mereka sendiri. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar yang bergerak di sektor pariwisata,” pungkasnya. (len/ian).

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Penggiat Pertanian Organik Banyuanyar Dilatih Perbaiki Tanah Ramah Lingkungan

7 Mei 2026 - 13:18

DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Matangkan Sekber Sekolah Ramah Anak

7 Mei 2026 - 13:14

Jember Masuk Peta Penerbangan Nasional, Terkoneksi 15+ Kota Lewat Wings Air

6 Mei 2026 - 21:21

Resmi Diumumkan! Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar

6 Mei 2026 - 20:56

Kiai Tajul Mafakhir: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

6 Mei 2026 - 20:23

Kandang Ayam 100 Ribu Ekor di Mumbulsari Meresahkan, Dinas Sebut Izin Tak Terdaftar

6 Mei 2026 - 18:32

Trending di KABAR NUSANTARA