Reporter: Dimaz Zidan
Editor : Agus Hartanto
___________________________________
Probolinggo (Kabarpas.com) – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan, Sabtu (29/7/2017) melakukan halal bihalal sekaligus akreditasi oleh Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Jawa Timur di Gedung Hasan Aminuddin Center Kecamatan Dringu.
Halal bihalal dan akreditasi yang diikuti oleh seluruh pemuda Ansor hingga tingkat ranting ini dihadiri oleh Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Rudi Tri Wahid bersama pengurus, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis bersama Komandan Satkorcab Banser Kabupaten Probolinggo Adimas Lutfi Putrajaya dan Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan Taufiq.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis mengatakan bahwa akreditasi sebagai salah satu tolak ukur pengkaderan dan salah satu kewajiban para pengurus untuk tunduk dan patuh pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi sehingga dapat memunculkan sebuah kesamaan visi misi mulai tingkatan cabang hingga ranting.
“Ansor bisa dikatakan hidup dan jalan pengkaderannya jika sudah melakukan jenjang pengkaderan baik Ansor maupun Banser seperti DTD/ PKD, Diklatsar maupun Susbalan Banser, Majelis Dzikir dan sholawatnya berjalan, punya lembaga ekonomi atau badan usaha dan program reguler yang terstruktur,” katanya.
Menurut Muchlis, akreditasi inilah saatnya jajaran pengurus mengukur diri atas ikhtiar yang sudah dilakukan.
“Ada pedoman akreditasi oleh PW GP Ansor Jatim. Kedatangan tim dari GP Ansor Jatim ini adalah melakukan kroscek untuk memperbaiki organisasi baik secara kaderisasi maupun administrasi,” tegasnya.
Tidak lupa Muchlis mengajak seluruh kader GP Ansor dan Banser turut mendukung semua program GP Ansor baik di Kabupaten Probolinggo maupun Kota Kraksaan yang telah dicanangkan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
“Kita terus melakukan sinkronisasi program unggulan sebagai pilot project kepemudaan di tubuh Nahdlatul Ulama (NU) dan mengawal pada garda terdepan menjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” pungkasnya. (zid/gus).

















