Reporter : Kurnia
Editor : Memey Mega
___________________________________
Malang (Kabarpas.com) – Dalam sebuah perayaan tentunya selalu ingin dibuat dengan meriah dan penuh suka cita. Namun, banyak perayaan yang kadang tidak memasukan nilai budaya ataupun kebangsaan. Sehingga tidak sedikit generasi Bangsa yang lupa akan sejarahnya.
Tapi berbeda di tahun 2017 ini, masyarakat Malang mulai berlomba-lomba menggelar perayaan dengan memasukan unsur budaya dan edukasi di setiap acaranya. Bukan hanya kegiatan pemerintah. Setiap kampung juga mulai menampilkan kembali semangat berbudaya dalam kegiatan.
Seperti yang dilakukan oleh warga di Watugede, Singosari, Kabupaten Malang. Dalam acara Agustusan lalu. Masyarakat setempat merayakannya dengan menggelar kirab budaya.
Ud Prawidyandoko, Panitia Penanggung Jawab kirab budaya mengaku, jika antusias warga Watugede untuk mengenal budaya meningkat dari tahun lalu.
“Dalam kirab budaya tahun ini terlihat animo masyarakat sangat besar. Terbukti dengan banyaknya peserta yang hadir juga penontonnya,” terang Prawidyandoko kepada Kabarpas.com biro Malang dalam acara kirab budaya.
Dalam perayaan tersebut terkesan unik karena pelaksanaan pada bulan September bukan pada bulan Agutusn “Notabene kita bulan agustus adalah waktu sesuai untuk memperingati hari kemerdekan RI tercinta kita. tetapi pelaksanaan dibulan September. Alasannya tidak ingin bersamaan dengan perayaan ditempat lain agar masyarakat dapat menikmati dan ikut serta didalamnya,” pungkasnya. (kur/mey).

















