Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 1 Des 2025

APJII Jatim Salurkan Bantuan Ratusan Peralatan Masak untuk Korban Erupsi Semeru di Pronojiwo


APJII Jatim Salurkan Bantuan Ratusan Peralatan Masak untuk Korban Erupsi Semeru di Pronojiwo Perbesar

​Lumajang, Kabarpas.com – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Pengurus Wilayah Jawa Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi terdampak bencana erupsi Gunung Semeru, Senin (1/12). Bantuan difokuskan pada penyediaan peralatan rumah tangga untuk persiapan para pengungsi menempati Hunian Tetap (Huntap).

​Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Posko Bantuan SMPN 2 Pronojiwo kepada perwakilan dari 150 Kepala Keluarga (KK). Prosesi ini turut disaksikan oleh relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan perwakilan Kecamatan Pronojiwo.

​Adapun bantuan yang diberikan berupa satu set peralatan masak, meliputi kompor, panci, wajan, dan perlengkapan dapur lainnya. Bantuan ini dinilai krusial mengingat para pengungsi akan segera dipindahkan dari posko darurat ke lokasi hunian baru, di mana mereka akan mulai kembali beraktivitas secara mandiri.

Ketua APJII Wilayah Jawa Timur, Yosvensa Setiawan, yang hadir langsung di lokasi menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud kepedulian kolektif dari para pelaku industri internet.

​”Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dari anggota APJII Jawa Timur yang saat ini berjumlah 172 anggota. Kami berharap peralatan ini dapat meringankan beban warga saat memulai hidup baru di hunian tetap nanti,” ujar Yosvensa kepada Kabarpas.com.

Selain menyerahkan bantuan, tim APJII Jatim juga meninjau langsung area terdampak parah di Desa Pronojiwo. Di lokasi tersebut, ratusan keluarga kehilangan tempat tinggal akibat terjangan material vulkanik.

​Tak hanya rumah, bencana ini juga meluluhlantakkan sektor ekonomi warga. Terlihat lahan perkebunan cabai dan salak yang seyogianya siap panen pada akhir tahun ini, kini rusak total dan gagal panen.

Di sela-sela penyerahan bantuan, terselip harapan mendalam dari para pengungsi. Meski sangat bersyukur atas bantuan fisik yang diterima, mereka mengaku membutuhkan dukungan jangka panjang berupa pendampingan usaha.

Mayoritas pengungsi yang sebelumnya bekerja sebagai buruh tani kini dihadapkan pada ketidakpastian. Lokasi hunian tetap yang baru diketahui berjarak cukup jauh dari lahan pertanian tempat mereka biasa bekerja, sehingga menyulitkan akses untuk kembali bertani.

“Selain barang, kami sangat berharap ada pendampingan untuk memulai usaha atau pekerjaan baru. Jarak ke lahan tani sangat jauh, kami butuh solusi agar dapur tetap ngebul,” ungkap salah satu perwakilan pengungsi. (***).

Artikel ini telah dibaca 203 kali

Baca Lainnya

MPM Honda Jatim Kembali Berikan Beasiswa bagi Anak Asuh Berprestasi di Malang

8 Agustus 2026 - 14:17

Honda DBL 2026 East Java – North Resmi Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

8 Agustus 2026 - 14:13

Perkuat Kapasitas, DWP Kabupaten Probolinggo Gelar Bimtek Kepemimpinan Bagi Ketua DWP Unit Pelaksana

8 Agustus 2026 - 14:10

Astra Honda Siap Lanjutkan Performa Positif di ARRC Mandalika 2026

7 Agustus 2026 - 20:31

Bupati Jember Bantah Programnya Sekadar Populis, Akui Kekompakan ASN Masih Jadi Tantangan

7 Agustus 2026 - 20:26

DBHCHT Kota Pasuruan Hadirkan Perlindungan Nyata, Ahli Waris Pekerja Rentan Terima Santunan Rp70 Juta

7 Agustus 2026 - 16:19

Trending di Berita Pasuruan