Reporter : Samsul Hidayat
Editor : Memey Mega
Probolinggo, Kabarpas.com – Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad mengunjungi salah satu atlet berprestasi membanggakan yang hilang dari perhatian. Bahkan, ia merupakan atlet olahraga Muay Thai dari Kabupaten Probolinggo. Dialah Andika, remaja berusia 19 tahun yang merupakan juara nasional Muay Thai.
Untuk menuju rumah sang juara, di Desa Gunung Tugel, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, harus melewati jalan yang rusak berat. Meski rumahnya berada di tengah keterbatasan. Namun, itu tidak menyurutkan Andika untuk berprestasi, khususnya di olah raga Muay Thai.
Andika merupakan peraih juara nasional cabang olah raga Muay Thai kelas 43 kilo gram mewakili Jawa Timur. Bahkan tidak hanya itu, anak ke dua dari pasangan suami istri Sahab dan Murti ini mempunyai sederetan prestasi dan belasan medali.
Pekerjaan orang tua Andika hanya sebagai buruh tani. Ayahnya setiap hari mencari rumput untuk pakan sapi yang titipkan warga padanya. Sedangkan ibu berjualan sayur keliling dari desa satu ke desa yang lain.
Menurut ibu Andika Murti, karena tidak ada biaya, Andika terus mencari akal agar dapat melanjutkan sekolah SMA. Maka dari prestasinya itu, Andika bisa memperoleh beasiswa jalur prestasi atlit Muay Thai.
“Saya tidak punya uang, sebab hanya jualan ikan asin dan trasi ditambah minyak goreng curah, harapan saya, pemerintah bisa dibantu prestasi Andika” kata Murti ibu Andika kepada Kabarpas.com biro Probolinggo.
Sementara itu menurut Andika, juara nasional Muay Thai, jika berlatih harus naik bus menuju Kota Pasuruan. Namun dia tetap semangat untuk terus berprestasi.
Dijelaskan Andika, jika tidak adanya kejuaraan “Muaythai” untuk “Asian games” , lantaran minimnya prestasi atlet Indonesia untuk olah raga itu, saat “Sea Games” di Malaysia 2017 lalu.
“Meski saya tidak diikutkan dalam ‘Asian Games’ mendatang, tapi saya harap pemerintah tetap membuka kejuaraan “Muaythai” , agar teman – teman atlit yang lain bisa unjuk gigi pada kejuaraan Se-Asia itu. Setidaknya negara lain bisa tahu, jika Indonesia juga punya atlit “Muaythai,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Probolinggo memberikan motivasi kepada Andika agar supaya tetap mempertahankan prestasinya tersebut.
“Terus melangkah dan pertahankan prestasimu. Saya (Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad) bangga padamu Nak,” ungkapnya.
Selain itu, Kapolres juga memberikan tali asih dan sejumlah sembako kepada Andika.
“Semoga ini bisa bermanfaat bagi Andika. Ingat pesan saya supaya terus berkreasi jangan pantang menyerah,” pungkas AKBP Fadly Samad. (sam/mey).

















