Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 14 Agu 2018

Bantu Proses Penyembuhan, Mahasiswa KKN-T UYP Adakan Ruqyah Massal


Bantu Proses Penyembuhan, Mahasiswa KKN-T UYP Adakan Ruqyah Massal Perbesar

Laporan : Anaziatul Muazaroh, Mahasiswi semester 6, Jurusan ilmu komunikasi UYP

Pasuruan, Kabarpas.com – Mahasiswa KKN-T Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) kelompok 14, yang berada di Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, menggelar pengobatan massal dengan therapy Al-Quran dan pelatihan Ruqyah Mandiri. Kegiatan ruqyah tersebut bekerjasama dengan Jam’iyah Ruqyah Aswaja An-Nahdliyyah TIM EL-PAIDI Pasuruan.

Ruqyah massal ini bertempat di Masjid An Nuur Dusun Panumbukan Desa Raci, Kecamatan Bangil, kabupaten setempat. Dan diikuti oleh masyarakat Desa Raci dan sekitarnya, yaitu mulai dari anak-anak hingga orang yang sudah lanjut usia.

Kegiatan tersebut sebagai salah satu program Mahasiswa KKN-T kelompok 14 UYP untuk membantu masyarakat Desa Raci dalam mengatasi berbagai penyakit yang dialami.

Sebagaimana diketahui, fungsi dan tujuan pengobatan ruqyah sendiri yakni untuk mengobati segala macam penyakit medis maupun non medis, diantaranya yaitu penyakit medis seperti, asam lambung, maag, insomnia, stroke, dll. Sedangkan untuk penyakit non medis diantaranya sering emosi, sering mimpi buruk, sering kesurupan, lama menikah belum di karuniai keturunn, dsb.

Menurut Ust Muafi selaku sekretaris PAC Bangil, terdapat beberapa tahapan proses pengobatan melalui ruqyah.

“Yang pertama, yakni pembuatan air ruqyah dengan membacakan ayat-ayat suci Al-Quran kemudian ditiup ke dalam air yang sudah disiapkan, dilanjut dengan proses mengeluarkan penyakit dari dalam perut dengan membaca surat Al Zalzalah, kemudian tahap yang ketiga yakni proses sima’i yang hanya mendengarkan bacaan ayat-ayat suci Al Quran dengan memejamkan mata dan yang terakhir yakni sama dengan tahap ketiga hanya saja dilakukan dengan berdiri,” ungkapnya,

Dengan dipandu oleh Gus M. Nashih Damhudi selaku ketua PAC Bangil, pengobatan ruqyah massal dapat berjalan dengan lancar meski tak sedikit pasien yang mengalami muntah-muntah dan teriakan mengejutkan.

Ia menjelaskan, bahwa efek keluarnya penyakit dari dalam tubuh bermacam-macam seperti batuk ringan, muntah-mutah, menangis dan keluarnya kerigat

“Efeknya itu banyak, ada yang sampai berteriak keras dan tidak sadarkan diri disitu berarti terdapat jin yang ingin keluar namun tubuh seorang pasien yang tidak kuat, tapi hal tersebut sudah biasa dan akan segera di beri pertologan oleh tim ruqyah yang lain,” pungkas Gus Nashih. (anz).

Artikel ini telah dibaca 88 kali

Baca Lainnya

Mahasiswa KKN Kelompok 14 UNU Pasuruan Lakukan Observasi dan Audiensi dengan Pemerintah Desa Manaruwi

10 Juli 2026 - 07:51

Kabupaten Pasuruan Wakili Jatim di Lomba Wana Lestari Nasional

10 Juli 2026 - 07:45

Kunjungi Pabrik Otsuka di Kejayan Pasuruan, Kepala BPOM RI Beri Apresiasi Penerapan Sistem Manajemen Risiko

9 Juli 2026 - 21:58

Spesialis Pencuri Pabrik Pailit di Pasuruan Babak Belur Dihajar Massa

9 Juli 2026 - 09:31

Rem Blong di Patung Sapi Pandaan, Kontainer Gilas Lima Motor, Tiga Nyawa Melayang

7 Juli 2026 - 11:59

Launching Car Free Day, Pemkot Pasuruan Ajak Warga Hidup Sehat dan Gerakkan Ekonomi

5 Juli 2026 - 22:57

Trending di Berita Pasuruan