Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 9 Jul 2026

Kunjungi Pabrik Otsuka di Kejayan Pasuruan, Kepala BPOM RI Beri Apresiasi Penerapan Sistem Manajemen Risiko


Kunjungi Pabrik Otsuka di Kejayan Pasuruan, Kepala BPOM RI Beri Apresiasi Penerapan Sistem Manajemen Risiko Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Amerta Indah Otsuka yang berlokasi di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (09/07/2026).

​Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas diterimanya Sertifikat Izin Penerapan Program Manajemen Risiko (IP PMR) Pangan Olahan oleh PT Amerta Indah Otsuka pada 15 Juni 2026 lalu. Sertifikat tersebut merupakan bentuk apresiasi tertinggi terhadap konsistensi perusahaan dalam menerapkan sistem manajemen risiko keamanan pangan secara berkelanjutan.

​Momentum ini sekaligus memperkuat sinergi antara regulator dan pelaku usaha demi membangun ekosistem industri pangan olahan yang mengedepankan kualitas, keamanan pangan, serta kepatuhan terhadap regulasi. Selain meninjau langsung proses produksi, Kepala BPOM juga memantau implementasi budaya mutu (quality culture) yang telah mengakar di perusahaan tersebut.

​Dalam kesempatan itu, Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar menyampaikan apresiasi mendalam kepada PT Amerta Indah Otsuka yang dinilai sukses menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal keamanan pangan secara mandiri.

​”Program Manajemen Risiko merupakan salah satu pendekatan transformasi pengawasan pangan yang mendorong pelaku usaha untuk membangun sistem pengendalian internal yang kuat. PT Amerta Indah Otsuka menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap regulasi dapat berjalan seiring dengan budaya mutu yang berkelanjutan,” ujar Prof. Taruna Ikrar, Kamis (09/07/2026).

​Ia juga menambahkan agar capaian positif ini bisa ditiru oleh produsen makanan dan minuman lainnya di tanah air. “Kami berharap praktik baik seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi industri pangan olahan lainnya dalam memperkuat keamanan pangan nasional,” tegasnya.

​Sementara itu, Corporate Affairs & Legal Director PT Amerta Indah Otsuka, Tri Junanto Wicaksono, menyampaikan bahwa pencapaian Sertifikat IP PMR ini merupakan buah dari komitmen jangka panjang perusahaan. Hal ini selaras dengan filosofi perusahaan, yaitu Otsuka-people creating new products for better health worldwide.

​”Kepercayaan masyarakat merupakan aset yang paling berharga bagi kami. Oleh karena itu, kami terus berkomitmen menerapkan standar keamanan pangan dan kualitas produk secara konsisten di setiap proses produksi. Kunjungan Kepala BPOM hari ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan budaya kepatuhan,” ungkap Tri Junanto.

​Tri juga menambahkan bahwa hubungan yang terjalin antara PT Amerta Indah Otsuka dan BPOM selama ini dibangun atas dasar transparansi, komunikasi yang konstruktif, serta komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan konsumen melalui kepatuhan terhadap regulasi.

​Sebagai informasi, Sertifikat IP PMR merupakan bagian dari transformasi sistem pengawasan pangan nasional yang mendorong penerapan self-regulatory system. Melalui skema ini, pelaku usaha dituntut berperan aktif secara mandiri berdasarkan rekam jejak kepatuhan, pengendalian proses, serta implementasi sistem jaminan mutu yang konsisten.

​Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang nutrisi berbasis kesehatan, PT Amerta Indah Otsuka berkomitmen untuk terus memperkuat quality culture dan menjalin kolaborasi erat dengan BPOM guna mendukung industri pangan olahan Indonesia yang berdaya saing global dan berstandar internasional. (emn/ian).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Tak Ada Tebang Pilih, Satgas ITR Jember Ancam Segel Tambang Penunggak Pajak

9 Juli 2026 - 16:49

Satgas ITR Jember Sidak Tambang Gunung Sadeng, 10 Perusahaan Menunggak Pajak Rp1,6 Miliar

9 Juli 2026 - 16:43

Spesialis Pencuri Pabrik Pailit di Pasuruan Babak Belur Dihajar Massa

9 Juli 2026 - 09:31

Pemkab Jember Jamin Kelanjutan Kontrak PPPK hingga 2027

9 Juli 2026 - 07:51

BPBD Jember Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Siapkan Distribusi Air Bersih

9 Juli 2026 - 07:46

Tok! Seluruh Fraksi Dewan Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Probolinggo 2025

8 Juli 2026 - 23:29

Trending di Kabar Probolinggo