Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 15 Feb 2021

Bantuan Operasional Pendidikan untuk Ratusan Madrasah di Kota Pasuruan Diduga “Disunat”


Bantuan Operasional Pendidikan untuk Ratusan Madrasah di Kota Pasuruan Diduga “Disunat” Perbesar

Reporter : Hari Sudarmoko

Editor : Titin Sukmawati

Pasuruan, Kabarpas.com – Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk ratusan lembaga pendidikan mulai dari pondok pesantren, madrasah hingga TPQ di Kota Pasuruan diduga dipotong untuk biaya administrasi dari lembaga penyalur di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan.

Ada sekitar 443 lembaga pendidikan agama di Kota Pasuruan yang menerima BOP dari pemerintah pusat selama masa pandemi Covid-19. Bantuan itu sejatinya untuk menunjang penyelenggaran pendidikan, dan bantuan yang diberikan yaitu berkisar Rp 10 juta hingga Rp 50 juta.

Kasi Intel Kejari Kota Pasuruan, Wahyu Susanto, mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan BOP pemerintah pusat dengan total anggaran sekitar Rp 4 miliar. Menurutnya, sejak Januari 2021 lalu, puluhan saksi dari lembaga penerima bantuan telah diminta keterangannya.

“Kami sudah meminta keterangan dari para saksi. Karena melibatkan ratusan orang saksi, dan seluruh jaksa Kejari Kota Pasuruan masuk dalam tim penyelidikan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Pusat Studi Advokasi dan Kebijakan (Pusaka), Lujeng Sudarto saat mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan pada Senin (15/02/2021) siang, memberikan dukungannya atas gerak cepat penyidik Kejari yang memeriksa dugaan korupsi pada lembaga Kemenag yang menjadi panutan moral ummat. Pihaknya akan mengawal dugaan penyimpangan yang dilakukan pada saat masa krisis pandemi Covid-19.

“Sangat ironis, terjadinya penyimpangan ini justru melibatkan lembaga yang seharusnya menjadi panutan moral ummat. Penyidikan ini harus mengungkap pada aktor intelektual penyunatan anggaran BOP pesantren dan madrasah,” pungkas pria yang karab disapa Kang Lujeng tersebut. (Dar/Tin).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wali Kota Pasuruan Ajak Tingkatkan Disiplin dan Kepedulian Lingkungan

9 Juni 2026 - 13:32

Mas Adi: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Menapaki Jenjang Pendidikan yang Lebih Tinggi

6 Juni 2026 - 13:24

Keren ! Kota Pasuruan Raih Opini WTP Ke-6 Kali Berturut-turut

3 Juni 2026 - 08:35

Ketua Pergunu Apresiasi Cara Walikota Pasuruan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Lewat Suling

30 Mei 2026 - 12:46

Double Bahagia! Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo Raih Gelar Doktor dengan IPK 3,97 Tepat di Ultah ke-46

28 Mei 2026 - 08:51

Pemkot Pasuruan Salurkan 86 Hewan Kurban

27 Mei 2026 - 10:37

Trending di Berita Pasuruan