Reporter : Kurnia
Editor : Memey mega
Malang, (Kabarpas.com) – Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang yang akan berlangsung tahun 2018 mendatang. Dwi Cahyono, Pendidiran Yayasan Inggil mengatakan dengan tegas tidak ada niatan untuk maju kembali dalam pesta politik tahun depan.
Ditemui di Museum Panji yang ada di Tumpang, Kabupaten Malang, Dwi mengaku ada banyak partai yang menawarkan dan siap memberikan rekomendasi untuk mencalonkan sebagai Walikota Malang, “Ada banyak partai yang nawari. Tapi ndak wes. Pokoknya saya sudah tidak ingin maju lagi mencalonkan Walikota Malang,” terang pria yang juga anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang tersebut, Selasa (22/8).
Menurut Dwi Cahyono, ada banyak cara dalam membangun Kota Malang. Salah satunya di sektor pariwisata, seni dan budaya, “Membantu hampir disemua kota di Indonesia paling enggak saya bisa membuktikan bahwa ini bisa lebih bermanfaat untuk orang banyak. Tidak harus jadi walikota,” ujarnya.
Seperti diketahui, Dwi Cahyono pernah maju dalam Pilkada Kota Malang tahun 2013 melalui jalur independen. Saat itu dia berharap bisa membuktikan bahwa untuk menjadi pimpinan daerah tidak harus lahir dari partai.
“Dulu saya melalui jalur independen dengan harapan ingin membuktikan bahwa untuk menjadi pimpinan daerah tidak harus lahir dari partai,” katanya.(kur/mey).

















