Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 26 Jun 2017

Banyuwangi Festival, Kenalkan Tradisi Seni dan Budaya ke Kancah Internasional


Banyuwangi Festival, Kenalkan Tradisi Seni dan Budaya ke Kancah Internasional Perbesar

Reporter: Agus Uwais Qorni

Editor: Memey

___________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Sejumlah atraksi wisata budaya digelar di Banyuwangi selama libur Lebaran. Di antaranya yakni tradisi Barong Ider Bumi warga Desa Kemiren yang merupakan salah satu basis Suku Using, masyarakat asli Banyuwangi.

Tradisi yang digelar untuk mengusir bencana (bala) dari desa ini dihadiri langsunh oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, dengan diawali penarikan ketupat berisi beras kuning sebagai pembukaan kegiatan.

Bupati Anas mengatakan, tradisi ini adalah budaya yang hidup di masyarakat yang terus dilestarikan setiap tahunnya. Tradisi yang tumbuh dari masyarakat ini kemudian diperkenalkan kepada masyarakat luas dalam balutan pariwisata melalui rangkaian Banyuwangi Festival.

“Salah satu ciri Banyuwangi Festival sebagai sarana promosi wisata Banyuwangi adalah berakar pada budaya setempat. Saat daerah lain membawa tema global ke tingkat lokal, Banyuwangi justru sangat bangga memperkenalkan budaya lokal ke tingkat global. Kami ingin masyarakat luas tahu berapa agungnya tradisi lokal ini,” kata Bupati Anas saat membuka acara tersebut, Senin (26/06/2017).

Menurut Bupati Anas, Desa Kemiren adalah salah satu desa di Banyuwangi yang pengembangan budayanya tumbuh luar biasa. Di desa ini sudah didirikan penginapan dan sejumlah tempat kuliner yang dipadukan dengan aktivitas sanggar seni.

“Aktivitas mendukung pariwisata sudah mulai tumbuh. Sanggar-sanggar seni hidup. Ibu-ibu bahkan sudah banyak yang mendapat orderan seiiring dengan makin diminatinya masakan khas Banyuwangi. Masyarakat Kemiren sudah siap menyambut wisatawan di sini,” lanjut Bupati Anas.

Sementara itu, Menpar RI Arief Yahya mengapresiasi atas konsistensi Banyuwangi yang terus mengangkat tradisi budayanya menjadi sebuah atraksi yang menarik. Apa yang dilakukan masyarakat Desa Kemiren dengan mengangkat tradisinya sebagai atraksi budaya ini sudah tepat untuk pengembangan pariwisata. “Desa Kemiren sudah bagus untuk atraksi budayanya. Ini penting, karena wisatawan yang datang ke Indonesia, 60 persennya karena tertarik budaya,” imbuh Arief.

Dalam kesempatan itu, Arief juga menyerahkan bantuan barong dan seperangkat gamelan untuk warga Desa Kemiren.

“Bantuan barong tadi saya serahkan ke BUMDes, karena memang desa ini basisnya budaya. Budaya harus dilestarikan bila memang akan dikembangkan menjadi atraksi. Budaya harus dilestarikan karena akan mensejahterakan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Arief dan Anas diajak warga mengelilingi desa sambil menaiki kuda. Tentu saja juga ada barong yang ikut berkeliling desa, yang memang diyakini bisa mengusir bencana. Saat berada di sisi barat perbatasan desa, mereka bersama warga turut berebut pisang sebagai tanda keberkahan. Selanjutnya mereka naik kuda, kembali menuju timur batas desa untuk melakukan kenduri masal sebagai penutup tradisi tersebut. Menu kendurinya pun khas masyarakat Using, yakni pecel pitik.

Tradisi tersebut menarik perhatian sejumlah wisatawan asing yang sedang berlibur di Banyuwangi. Salah satunya Jannemarie de Jonge asal Belanda. Janne yang datang bersama kedua anaknya mengaku sangat menikmati tradisi ini. Dia bergembira berjalan kaki sepanjang 3 km memutari desa.

“Sangat menarik, ini pengalaman baru bagi saya. Meski di negara saya banyak karnaval, tapi yang menarik dan setradisional ini tidak ada di negara kami,” tutur Janne. (ais/mey).

Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA