Reporter: Khamim
Editor: Agus Hariyanto
____________________________________________________________
Winongan (Kabarpas.com) – Kawanan pelaku begal kembali beraksi di wilayah hukum Polres Pasuruan. Kali ini ialah dengan merampas sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi (Nopol) L 9664 E. Selain merampas mobil, para pelaku juga membacok sang sopir mobil Grand Max tersebut.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, aksi begal ini terjadi di persawahan Desa Karang Tengah, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Saat itu mobil berwarna silver keluaran tahun 2012 ini, sedang dikemudikan oleh Samsul Hadi, (54), warga Dusun Punggul, Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.
“Pelaku 2 orang yang semula berpura-pura menyewa mobil dan bertemu dengan korban di tempat mangkal mobil carteran, di wilayah Gedangan Sidoarjo. Pelaku beralasan nyewa pikap untuk mengambil gerobak soto di wilayah Bangil,” kata Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Khoirul Hidayat kepada Kabarpas.com.
Selanjutnya, ketika sampai di wilayah Bangil. Pelaku berpura-pura lupa bahwa gerobaknya tidak di wilayah tersebut. Sehingga pelaku mengarahkan korban yang kala itu menjadi sopir pikap itu, supaya mengarahkan kendaraannya ke timur (menuju Winongan.red). Dan sesampainya di pertigaan Desa Tenggilis, Kecamatan Gondangwetan, korban kemudian diarahkan belok kanan menuju Desa Karang Tengah.
“Nah, sesampainya di TKP atau tepatnya di jalan yang sepi. Korban disuruh untuk menghentikan kendaraannya. Dan kemudian salah satu dari pelaku mengeluarkan clurit dan langsung merebut kemudi. Korban pun berusaha untuk keluar dari mobilnya. Namun, oleh pelaku justru dibacok pada bagian kepala belakang hingga mengalami sobek,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Beruntung korban langsung berhasil keluar dari dalam mobil pikap tersebut, sembari memegang kepalanya yang kena sabetan celurit. Dan korban kemudian berlari menuju perkampungan untuk meminta pertolongan warga oleh warga. “Pelaku ditolong warga sekitar dan langsung diantar ke Puskesmas Winongan untuk mendapatkan perawatan,” pungkasnya. (mim/gus).

















