Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 13 Nov 2016

Begini Antusiasme Para Santri Pasuruan Saat Mengikuti Pelatihan Videomaker Pesantren


Begini Antusiasme Para Santri Pasuruan Saat Mengikuti Pelatihan Videomaker Pesantren Perbesar

Bugul Kidul (Kabarpas.com) – Ratusan santri dari perwakilan sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan, sangat antusias mengikuti pelatihan videomaker pesantren di Aula SMK Bayt Al-Hikmah, Kota Pasuruan.

Kegiatan ini digelar oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) Kabupaten Pasuruan. Pelatihan ini diberikan sebagai bekal kepada para santri, agar mereka mampu menyampaikan pesan dakwahnya melalui visual (video). Sehingga dakwah mereka bisa diketahui secara luas oleh dunia.

Tampak, ratusan santri perwakilan dari sejumlah pesantren yang ada di Kota dan Kabupaten Pasuruan tersebut, begitu antusias dan serius mendengarkan materi yang disampaikan oleh para narasumber pelatihan videomaker pesantren ini.

Dalam pelatihan ini, para santri tidak hanya mendapatkan materi teori mengenai teknik dasar pembuatan video saja. Melainkan pada saat itu juga mereka langsung melakukan praktik pembuatan video di sekitar lokasi kegiatan. Selanjutnya, para santri ini langsung mengedit hasil dari video yang dibuatnya tersebut.

“Sudah tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini teknologi telah berkembang maju dan canggih. Sehingga para santri dituntut untuk terus mengatualisasikan diri, agar mereka tidak dikatakan sebagai santri yang ketinggalan zaman,” kata Hakim Jayli, Ketua Lakpesdam PCNU Kabupaten Pasuruan dalam sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, pria yang akrab disapa Gus Hakim ini juga memotivasi para santri supaya melakukan pesan dakwahnya dengan kreatif. Karena menurutnya, dakwah itu bisa ditempuh dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dakwah bil Hal. “Nah, kata bil Hal ini bisa dimaknai kreatif. Untuk itulah para santri harus selalu kreatif dalam berdakwah,” imbuhnya.

Sementara itu, Elik Ragil, salah satu pemateri dalam pelatihan videomaker ini mengatakan, pelatihan ini dapat memotivasi dan merangsang para santri, untuk membuat konten audio visual yang bernafaskan keislaman.

“Melalui pelatihan semacam ini, para santri bisa menjadi cyber NU dalam mengawal tradisi Islam Nusantara di dunia maya. Sebab saat ini di Media Sosial (Medsos) sedang marak berita hoax yang berseliweran,” ujar pria asal Jakarta itu kepada Kabarpas.com, saat ditemui di sela-sela pelatihan videomaker pesantren tersebut. (ajo/sym).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan