Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 20 Nov 2020

Begini Respon MUI dan FKUB Kota Probolinggo Atas Sikap Pangdam Jaya Singgung Pembubaran FPI


Begini Respon MUI dan FKUB Kota Probolinggo Atas Sikap Pangdam Jaya Singgung Pembubaran FPI Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Hariyanto

 

 

Probolinggo, kabarpas.com – Pernyataan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman tentang pembubaran Front Pembela Islam (FPI) mendapat respon dari berbagai pihak, salah satunya adalah Majelis Ulama Indonesia ( MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kota Probolinggo.

Ketua MUI kota Probolinggo, KH Nizar Irsyad menjelaskan, tugas TNI secara instiitusi sudah jelas yaitu menjaga kedaulatan dan pertahanan Negara.

“Bagi kami dengan kondisi Negeri seperti sekarang ini, negara berkewajiban segera mengadakan Silaturrahim (Rekonsliasi Nasional).Terkait pembubaran sudah ada pihak yang berkompenten dalam hal itu TNI sudah jelas menjaga kedaulatan dan pertahanan negara,” kata KH Nizar. Jumat (20/11/2020).

Menurutnya, bermusyawarah dialog memperbaiki negeri ini sebagaimana yang diamanatkan pendiri Negeri ini.

“Tidak ada dusta diantara Pemimpin kita, ego, gengsi, dengki iri dendam, hasud dan buruk sangka dengan harapan terwujudnya kondisi kemasyarakatan kebangsaan kenegaraan yang lebih baik memperoleh ampunan & Ridho Allah Swt Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur,” ujarnya.

Dialog atau Silaturrahim di tingkat daerah juga wajib segera dilakukan agar Umat tahu kewajiban mana yang harus dilakukan untuk menjaga keutuhan bangsa Ukhuwah Islamiyah, Basyariyah, Wathoniyah.

“Dialog atau silaturrahim di tingkat daerah, forkopimda, forkopimka perlu agar umat tidak mudah terprovokasi untuk menjaga keutuhan bangsa, ukhuwah islamiyah, basyariyah wathoniyah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo Ali Mochtar menjelaskan, memang seharusnya bersikap tegas, untuk menciptakan kondisi wilayah kodam jaya kondisif.

“Sebab kalau hanya Satpol PP yang bersikap proaktif pasti akan mendapat respon dari kelompok FPI. Untuk itu saya sepakat dengan sikap tegas pangdam tersebut,” pungkasnya. (wil/gus).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Rutan Kraksaan Gandeng TNI-Polri Razia Blok Wanita Bebas Narkoba

11 Mei 2026 - 07:50

Groundbreaking Hotel Azana Style Probolinggo, Dorong Pertumbuhan Investasi dan Sektor Pariwisata

11 Mei 2026 - 07:41

Perbaikan Jalur Longsor Tiris Direncanakan Awal 2027, Tokoh Masyarakat Swadaya Bangun Jalur Alternatif

9 Mei 2026 - 20:24

Penggiat Pertanian Organik Banyuanyar Dilatih Perbaiki Tanah Ramah Lingkungan

7 Mei 2026 - 13:18

DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Matangkan Sekber Sekolah Ramah Anak

7 Mei 2026 - 13:14

SPPG Pondokkelor 2 Gelar Baksos Door to Door Bagi Warga Kurang Mampu

3 Mei 2026 - 16:02

Trending di Kabar Probolinggo