Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 24 Okt 2016

Beredar Pesan Broadcast Ajakan untuk Jadi Pasukan Berani Mati


Beredar Pesan Broadcast Ajakan untuk Jadi Pasukan Berani Mati Perbesar

Warungdowo (Kabarpas.com) – Dua hari terakhir ini warga Kota dan Kabupaten Pasuruan dihebohkan dengan beredarnya pesan broadcast, terkait ajakan untuk menjadi pasukan berani mati pengawal fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pesan berantai yang mengatasnamakan santri dan spirit resolusi jihad itu, dengan cepat langsung tersebar secara viral di media sosial (Medsos). Berikut isi dari pesan broadcast tersebut:

Dalam rangka peringatan hari santri nasional sekaligus menggelorakan resolusi jihad KH.Hasyim Asy’ari, aliansi santri pasuruan akan mendeklarasikan pasukan berani mati pengawal fatwa MUI terkait penistaan Alquran.
Agenda : 

22 – 28 okt > pendaftaran
28 okt > deklarasi
29 – 31 okt > Gemblengan
1 Nop > Sowan habaib & kyai sepuh pasuruan
2 Nop > Tawassul ke auliya’ dan masyayikh pasuruan
3 Nop > Persiapan/ menunggu komando dr panglima pusat (Jakarta)

 syarat anggota : 
1. Laki2
2. umur 21 th keatas
3. Umur 17 – 20 (harus ijin orang tua)
4. mengisi surat pernyataan
5. siap brgkat ke Jakarta

 ttd : 
korlap
Gus Ujay Almanaqi kontak 0822-3057-2058

mengatahui :
panglima
Gus Sunardi , kontak 0838 3388 0043.

Menanggapi beredarnya pesan broadcast tersebut, Ansor Kabupaten Pasuruan langsung mengeluarkan pernyatakan sikap. Pihaknya meminta kepada jajaran Ansor dan Banser untuk selalu waspada terhadap gerakan atau ajakan yang mengatasnamakan santri Pasuruan dan tetap melakukan koordinasi dan patuh terhadap seluruh keputusan PCNU Kabupaten Pasuruan.

Berikut pernyataan resmi PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan yang diterima redaksi Kabarpas.com :

Assalamu’alaikum. Terkait dg adanya ajakan atas nama Aliansi Santri Pasuruan dalam memperingati Hari santri dan menggelorakan resolusi jihad KH. Hasyim Asy’ari melalui “perekrutan” pasukan berani mati pengawal fatwa MUI maka kami GP Ansor Kabupaten bersikap mengintruksikan :

  1. Kepada seluruh kader yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan agar dalam merespon hal tersebut menggunakan jalur Koordinasi Institusi
  2. Patuh dan menjalani segala keputusan PCNU Kab. Pasuruan
  3. Melakukan pemantauan terhadap gerakan – gerakan atau ajakan – ajakan pihak lain yang mengindikasikan menggunakan atas nama “santri” di sekitar wilayah Kabupaten Pasuruan
  4. Segera melaporkan jika ada warga Nahdliyin yang terpengaruh ajakan tersebut.

Demikian harap menjadi perhatian.Wassalam 

PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan