Probolinggo (Kabarpas.com) – Zubeir (32), salah satu pasien di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Akhirnya meninggal dunia, usai dibawa pulang oleh keluarganya karena tak kuat membayar biaya perawatan di RSUD tersebut.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, pasien penyakit jantung stadium akhir ini tak tercover surat keterangan tidak mampu (SKTM), dengan alasan anggarannya telah habis. Ia pun akhirnya meninggal dunia di rumahnya di Dusun Plompang, Desa Bulang, kabupaten setempat.
Saat dikonfirmasi terkait warganya tersebut, Kepala Desa Bulang, Nur Hasan membenarkan jika salah seorang warganya tersebut meninggal dunia usai dibawa pulang oleh keluarganya. Dia meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya kambuh lagi.
“Kondisinya terus turun usai peralatan medis dicabut dari tubuhnya, dan saya mendapat kabar kalau dia meninggal dunia tadi pagi,” ungkapnya kepada Kabarpas.com.
Hasan mengungkapkan jika dia cukup menyesalkan apa yang terjadi pada salah seorang warganya tersebut. Menurutnya, tak seharusnya Zubeir keluar dari perawatan rumah sakit sebelum keadaannya benar-benar pulih. Namun, karena alasan tak ada biaya, keluarga Zubeir akhirnya memutuskan untuk membawa pulang Zubeir meski saat itu kondisinya sangat lemas.
“Kami dari desa sudah mengupayakan agar SKTM itu bisa diproses, namun lantaran mendapat penolakan dari Puskesmas yang menyampaikan jika anggarannya telah habis. Sehingga SKTM yang telah ditandangani oleh Camat setempat pun tak ada artinya,” pungkasnya. (sam/gus).

















