Probolinggo (Kabarpas.com) – Sava Ojora Aron Effendi (9), ditemukan tewas mengambang di dasar air yang berada di pemandian alam Tirta Ageng, di Desa/Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Bocah yang saat ini duduk dibangku kelas 3 SD tersebut, diduga kuat tak bisa berenang. Sehingga sempat tenggelam di pemandian setempat.
Dari data yang berhasil dihimpun Kabarpas.com di lokasi, kala itu rombongan korban singgah ke rumah Heni, untuk melakukan silaturahim. Selanjutnya, korban yang merupakan warga Jalan Raya Menganti, Lidah Wetan, Gang II Nomor 40 Surabaya itu bersama dengan anak-anak di sekitar rumah Heni ikut mandi ke pemandian alam, yang berada di dekat rumah Heni tersebut.
“Pada waktu akan mandi, korban sudah ditawari untuk menggunakan ban sebagai pelampung saat berenang. Namun, dia tidak mau dan tetap mandi tanpa pelampung. Padahal dia tidak bisa berenang,” kata Heni, Rabu (13/07/2016).
Bocah kelas 3 SDN 462 Surabaya itu pun main dan bermandi dengan riangnya. Namun, sekitar pukul 13.45. WIB, ada informasi mengenai kejadian motor hilang di parkiran pemandian alam tersebut. Heni pun langsung bergegas mengecek motor miliknya. Sementara korban, ia tinggalkan mandi bersama teman-temannya di lokasi pemandian tersebut.
Tak lama kemudian, Heni kembali ke tempat semula. Namun, betapa kagetnya ia ketika melihat korban sudah tidak ada ditempat. Dan beberapa saat kemudian ada warga lain yang berteriak karena melihat jasad korban sudah tak bernyawa di dasar pemandian.
Selanjutnya, jenazah korban kemudian dibawa ke puskesmas Lumbang, untuk dilakukan otopsi. Namun, pihak keluarga korban keberatan lantaran tidak menghendaki pembedahan, sehingga jasad korban hanya dilakukan otopsi luar saja. (sam/gus).

















