Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 23 Des 2025

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan


BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Bukan Penerima Upah (BPU) kepada anggota Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) se-Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal.

Sosialisasi yang diikuti oleh puluhan anggota Fatayat NU ini menyasar kelompok perempuan pekerja mandiri, pelaku UMKM, pedagang, serta pekerja sektor informal lainnya yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan, Sulistijo N. Wirjawan menjelaskan, manfaat Program BPU yang meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program ini memberikan perlindungan apabila peserta mengalami kecelakaan kerja, baik saat bekerja maupun dalam perjalanan kerja, serta santunan bagi ahli waris apabila peserta meninggal dunia.

Selain itu, disampaikan pula bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja BPU sangat terjangkau dengan iuran yang ringan namun manfaat yang besar, sehingga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan pekerja

Lebih lanjut, Sulis mengatakan, kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam mengintegrasikan nilai keagamaan, pemberdayaan perempuan, dan literasi jaminan sosial, sehingga kajian keislaman tidak hanya memperkuat aspek spiritual, tetapi juga berdampak nyata bagi kesejahteraan jamaah dan masyarakat.

“Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang edukasi, refleksi, dan penguatan solidaritas sosial, serta mendorong semakin banyak pekerja perempuan sektor informal untuk terlindungi melalui program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk menjangkau kelompok pekerja informal agar memperoleh perlindungan kerja yang meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta program jaminan sosial lainnya.

“Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap sinergi dengan organisasi kemasyarakatan seperti Fatayat NU dapat terus terjalin guna memperluas cakupan kepesertaan dan mewujudkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja Indonesia, khususnya pekerja sektor informal,” pungkas Sulis. (ajo/ian).

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Astra Honda Siap Lanjutkan Performa Positif di ARRC Mandalika 2026

7 Agustus 2026 - 20:31

Bupati Jember Bantah Programnya Sekadar Populis, Akui Kekompakan ASN Masih Jadi Tantangan

7 Agustus 2026 - 20:26

DBHCHT Kota Pasuruan Hadirkan Perlindungan Nyata, Ahli Waris Pekerja Rentan Terima Santunan Rp70 Juta

7 Agustus 2026 - 16:19

Polres Jombang Perkuat Kolaborasi, Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla

7 Agustus 2026 - 13:28

Sengketa Tanah Bobi Warga Silo Jember vs Bunda Bali Berlanjut di Jalur Pidana dan Perdata 

7 Agustus 2026 - 13:26

INDOMOBIL Expo Semarang 2026 Hadirkan Beragam Kendaraan Listrik Terbaru dan Promo Spesial

7 Agustus 2026 - 09:13

Trending di KABAR NUSANTARA