Tosari (Kabarpas.com) –Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menetapkan 10 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan rawan bencana banjir. Untuk itulah, dirinya memerintahkan kepada para camat supaya selalu siaga dan berkoordinasi dengan Muspika, serta pihak terkait.
“Dan kepada SKPD yang dikoordinasikan oleh BPBD agar senantiasa bekerjasama dalam penanggulangan bencana tersebut. Sekali lagi saya tegaskan bahwa kita harus selalu waspada, karena bencana bisa datang kapan saja dan di mana saja,” kata Bupati Irsyad dalam sambutannya saat menghadiri acara pengarahan siaga bencana, di Balai Desa Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Selain itu, Bupati Irsyad juga mengatakan bahwa dirinya meminta kepada semua pihak, untuk lebih fokus dalam pencegahan dan mitigasi bencana. Hal itu bisa dilakukan dengan memberikan sosialisasi bencana di sekolah, pesantren, dan kelompok-kelompok marginal.
“Untuk yang terakhir ialah jangan lupa membomingkan kembali gerakan masyarakat sadar menanam pohon, membuat biopori di halaman rumahnya masing-masing. Serta satu yang tak lupa ialah agar membuang sampah pada tempatnya,” terangnya.
Sementara itu, untuk sekedar diketahui, kesepuluh kecamatan di Kabupaten Pasuruan yang rawan banjir tersebut, di antaranya yaitu Kecamatan Bangil, Beji, Grati, Winongan, Rejoso, Pohjentrek, Gempol, Kraton, Gondangwetan dan Rembang.

















