Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 17 Mar 2020

Cegah COVID-19, Moeldoko Sarankan Kongres PMII Ditunda


Cegah COVID-19, Moeldoko Sarankan Kongres PMII Ditunda Perbesar

 

 

Jakarta, Kabarpas.com – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mengadakan audiensi bersama Kepala Staf Kepresidenan RI Dr. Moeldoko di Kantor Staf Presiden Gedung Bina Graha, Jakarta (17/3/2020). Audiensi bertujuan untuk meminta masukan Moeldoko terkait pelaksanaan Kongres PMII jelang pelaksanaan kongres pada tanggal 13-17 April 2020 di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pada kesempatan tersebut, Agus Mulyono Herlambang, Ketua Umum PB PMII menjelaskan kongres tersebut mengangkat tema Organisasi Maju untuk Peradaban Baru.

“Tema dipilih sebagai bentuk dukungan pada pemerintah untuk meyakinkan publik terkait pemindahan ibukota negara yang baru. Kongres akan dihadiri 5000 orang dan berharap Presiden dapat hadir,” papar Agus.

Akan tetapi, melihat perkembangan dan situasi kasus corona COVID-19 saat ini, PB PMII ingin meminta arahan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terkait pelaksanaan kongres nasional tersebut. Apakah tetap dilaksanakan atau ditunda.

Menanggapi hal tersebut Moeldoko meminta kepada organisasi PMII untuk menunda kegiatan yang bersifat massal. Menurutnya langkah tersebut harus dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19.

“Melihat situasi dan kondisi yang ada kongres nasional ini sebaiknya ditunda atau dipikirkan ulang,” tegas Moeldoko.

Ia menilai penyebaran virus tersebut bisa dengan mudah menular dengan cepat, sehingga menurutnya, kegiatan yang bersifat massal ditunda sementara sampai semuanya benar-benar aman. Karena virus ini sangat cepat menyebar dan tidak bisa dideteksi dengan mata telanjang.

“Langkah ini juga dilakukan di berbagai negara di dunia yang menghentikan sejumlah kegiatan yang ramai,” ungkap Moeldoko.

Lebih lanjut, Meoldoko memaparkan tiga arahan dari Presiden Joko Widodo terkait situasi saat ini di Indonesia. Pertama, supaya mengurangi mobilitas sehingga muncul alternatif belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Kedua, mengurangi atau meniadakan kerumunan massa. Ketiga, melakukan social distancing/ menjaga jarak untuk menekan angka penularan.

Namun demikian, Moeldoko mengapreasiasi tema yang diusung PB PMII untuk kongres nasional tersebut yang memikirkan tentang Indonesia sekaligus pemindahan IKN. Hadir pada acara tersebut Plt. Deputi Bidang Informasi dan Komunikasi Politik, Juri Ardiantoro dan beberapa peserta dari PB PMII. (***/oci).

Artikel ini telah dibaca 541 kali

Baca Lainnya

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Karnaval SCTV di Jember Dipadati Puluhan Ribu Warga, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dari Event Hiburan

18 Mei 2026 - 08:27

Ning Ita dan Wawalikota Resmi Membuka POPKOT 1 Tahun 2026, Menjaring Atlit Berbakat dan Berprestasi

17 Mei 2026 - 19:13

Walk For Peace 2026, Biksu Thudong dari Empat Negara Singgah di Kota Mojokerto

17 Mei 2026 - 12:35

Tembus Beasiswa Petra Future Leaders 2026, Inilah Sosok Christopher Kevin Yuwono

16 Mei 2026 - 12:52

PPPK Jember Sebut Perhatian Pemkab terhadap Guru Lebih Baik dari Daerah Lain 

15 Mei 2026 - 19:33

Trending di KABAR NUSANTARA