Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Penilik Diktara Kecamatan Besuk dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Besuk berhasil mencetuskan program sekolah PKH. Kali ini Penilik Diktara Kecamatan Besuk menjalin koordinasi dan tukar ide gagasan bersama dengan tim pendamping PKH Kecamatan Besuk dalam sebuah forum yang disebut FGD (Fokus Group Discusion).
Dalam pertemuan tersebut ternyata ada titik temu yang disepakati dalam pendampingan, monitoring, pengawasan dan evaluasi dampak program PKH (Program Keluarga Harapan) dari Kemensos (Kementerian Sosial) berupa Sekolah PKH. Inspirasinya adalah setiap penerima dana PKH ada pembinaan dan pendampingan rutin dalam kegiatan berkelompok di setiap dusun dan desa.
“Melalui sekolah PKH inilah diharapkan keluarga atau rumah tangga penerima manfaat program PKH lebih berdaya, lebih sejahtera, lebih terampil dan berpendidikan yang mampu meningkatkan ekonomi keluarga, kesehatan dan pendidikannya,” kata Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo.
Lebih jauh Massajo berharap kelompok-kelompok binaan atau sekolah PKH versi tim PKH inilah yang perlu diberi stimulasi dan support layanan pendidikan non formal melalui PAUD dan PNF agar semakin terasa manfaat program PKH dan meningkat pengetahuannya.
“SDM para pendamping PKH sebanyak 14 orang dan berpendidikan S-1. Tentu ini menjadi sumber energi yang potensial untuk membangun timwork dalam mensukseskan program sekolah PKH dan program Diktara ke depan. Puncaknya mampu menyumbang peningkatan IPM di Kecamatan Besuk,”
Sementara Ketua Tim Pendamping PKH Kecamatan Besuk Wicahyadi Barlianto sangat respon dan siap bekerja sama dalam tim optimalisasi penerima manfaat dan akses layanan PAUD dan PNF di Kecamatan Besuk. (mel/nis)

















