Reporter: Ajo
Editor: Agus Hariyanto
__________________________________________
Winongan (Kabarpas.com) – Demo blokade jalan rusak di Desa Lebakrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan nyaris ricuh antara warga dan sopir truk tambang yang biasa melewati jalan tersebut.
Pantauan Kabarpas.com, sejumlah warga menghentikan semua truk muat tambang pasir yang melintas di Jalan yang menghubungkan Winongan – Umbulan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.
Tak ayal, puluhan truk ini pun tidak bisa melintas, karena jalan ditutup dan dihadang oleh warga setempat. Aksi ini merupakan buntut kekecewaan warga atas kerusakan jalan di wilayahnya yang hingga kini belum diperbaiki.
Selain itu, kehadiran truk tambang pasir ini dinilai menjadi faktor utama penyebab rusaknya jalan satu – satunya menuju Umbulan tersebut.
Aksi ini sempat memanas dan nyaris ricuh, paska sopir truk memberikan perlawanan ke warga. Sopir truk mengecam bahwa aksi blokade jalan ini tidak manusiawi.
“Sudah hampir tiga jam saya terjebak di sini. Saya tidak bisa melintas, karena dihadang warga. Sebab kalau saya memaksa khawatirnya beresiko dan warga akan bertindak anarkis,” ujar Rahman, salah satu sopir truk kepada Kabarpas.com, Jumat (17/03/2017).
Meski demikian, aksi ini berhasil dibubarkan setelah perwakilan warga duduk bersama dengan perwakilan tambang , dan perwakilan pemerintahan di tingkat kecamatan.
Dan setelah 7 jam jalan di blokade warga, akhirnya dibuka kembali paska sudah ada kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan jalan rusak tersebut.
Abdul Karim, salah satu warga mengatakan, pihak tambang akan bertanggung jawab atas kerusakan jalan ini. Menurutnya, pemilik tambang juga sanggup untuk membantu membiayai perbaikan jalan yang rusak ini akibat setiap hari dilewati truk – truk besar yang mengangkut hasil tambang pasir.
“Tadi sudah ada kesepakatan hitam di atas putih kalau pemilik tambang bersedia membantu memperbaiki jalan yang rusak ini,” pungkasnya. (ajo/gus).

















