Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 16 Feb 2018

DIKTIS Gelar Rapat Koordinasi Percepatan PTKI Menjadi Unggul Tahun 2019


DIKTIS Gelar Rapat Koordinasi Percepatan PTKI Menjadi Unggul Tahun 2019 Perbesar

Reporter : Alip Nuryanto

Editor : Titin Sukmawati

Yogyakarta, Kabarpas.com  – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Pendidikan Islam bekerjasama dengan Presidium LPM PTKIN menyelenggarakan Rapat Koordinasi Percepatan PTKI Menjadi Unggul Tahun 2019. Acara ini digelar di Universitas Islam NegeriSunan Kalijaga Yogyakarta.

Hadir pada acara tersebut Prof. Dr. M. Arskal Salim  GP, M.Ag (Direktur PTKI), Agus Sholeh, M.Ed (Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama), Zidal Huda, MH (Kasi Penjaminan Mutu), Lelis Tsuroya, M.Si (Kasi Pembinaan Kelembagaan PTKIN) serta para pimpinan LPM/PPM dari masing-masing PTKI Negeri seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya Arskal menyampaikan bahwa terkait akreditasi pihaknya harus serius menanganinya karena itu adalah amanah dari undang-undang 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

“Saya melihat semangat yang luar biasa dari para pimpinan PTKI untuk meningkatkan akreditasi baik program studi maupun Institusi. Dukungan untuk percepatan PTKI menjadi unggul tahun 2019 tidak hanya berupa kebijakan, regulasi dan SDM namun juga ketersediaan anggaran yang memadai,butuh trik khusus agar bisa menganggarkannya,” jelas Arskal.

Prof. Arskal menyampaikan bahwa secara prinsip Direktur Jenderal Pendidikan Islam menyetujui adanya program pendampingan akreditasi, tetapi masih perlu dicarikan formulasinya yang tepat agar bisa dipergunakan untuk peningkatan mutu.

Sementara itu, Agus Sholeh selaku Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama menyambut baik kegiatan ini dan berharap forum ini bisa membuat aspirasi untuk program PTKI menjadi unggul baik di skala nasional maupun international.

“Saat ini ada 3 UIN yang terakreditasi A, saya berharap dari 3 lembaga ini menjadi pendamping bagi PTKI lain agar bisa terakreditasi A semua.Saling berbagi pengalaman dan informasi agar memudahkan dalam pelaksanaan akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT),” harap Agus.

Akreditasi merupakan kegiatan penilaian sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Selain penjaminan mutu eksternal (SPME) melalui sistem akreditasi maka sistem penjaminan mutu internal (SPMI) merupakan hal yang tidak bisa diabaikan.

Berikut hasil rekomendasi Rakor Forum Penjaminan Mutu Percepatan PTKI Menjadi Unggul Tahun 2019: melakukan koordinasi bersama dengan Asesor PTKI, advokasi pendampingan PTKIN untuk akreditasi, koordinasi tim LAM dengan LPM, penyamaan persepsi pimpinan PT dengan LPM, pelatihan auditor/asesor PTKIN, terbentuknya Direktorat Penjaminan Mutu di Kementerian Agama, pendirian prodi baru merujuk kepada akreditasi minimal BAN PT dan program-program yang mendorong peningkatan mutu PTKI. (lip/tin).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA