Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 15 Jan 2017

Dilantik, Pengurus PPNI Diminta Kedepankan Profesionalisme


Dilantik, Pengurus PPNI Diminta Kedepankan Profesionalisme Perbesar

Dringu (Kabarpas.com) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Probolinggo periode 2016-2021 dilantik secara bersamaan.

Acara pelantikan yang berlangsung di Aula KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo ini, dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo Suharto, Ketua DPW PPNI Provinsi Jawa Timur, Nur Salam, Ketua DPD PPNI Kabupaten Probolinggo Mujoko, serta perwakilan organisasi profesi di Kabupaten Probolinggo.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Probolinggo Mujoko mengungkapkan bahwa dalam berorganisasi PPNI tidak bisa berdiri sendiri dan merasa selalu benar. Jika hal itu terjadi maka organisasi mandul dan tidak berjalan. Pasalnya, menurut Mujoko di samping kanan dan kiri ada profesi lain yang tidak bisa lepas dari profesi PPNI.

“Dalam melaksanakan gerak organisasi baik di tempat kerja maupun di lapangan agar bisa lebih mengedepankan profesionalisme yang bisa dipertanggungjawabkan. Bisa membangun komunikasi dan sinergi dengan lintas profesi dan pemerintah,” katanya.

Meskipun independen, lanjut Mujoko, PPNI tidak bisa lepas kontrol. Filosofi tersebut harus dijadikan pijakan kalau sebagai perawat harus bisa menunjukkan sikap. Sepak terjang pengurus PPNI harus menunjukkan perilaku yang baik serta mampu menunjukkan loyalitas kepada bangsa dan masyarakat secara menyeluruh.

“Sebagai pengurus, tunjukkan bahwa teman-teman bekerja secara profesional. Disamping juga berpedoman pada tata krama. Oleh karena itu, organisasi ini harus digerakkan dengan hati dan perasaan. Dari situlah karyanya akan bermanfaat pada masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.

Untuk itu, kepada pengurus PPNI yang sudah dilantik Mujoko meminta agar program kerja yang sudah berjalan segera dievaluasi dan segera menyusun program yang konkret.

“Jalin hubungan yang baik dan mampu berkoordinasi dengan pemerintah dan masyarakat serta organisasi yan lain,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPNI Provinsi Jawa Timur Nur Salam menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mujoko yang pada kepengurusan sebelumnya mampu membawa perkembangan yang luar biasa terhadap PPNI di Kabupaten Probolinggo.

“Intinya organisasi ini bisa disayangi oleh anggota dan pemerintah serta diperhitungkan oleh organisasi lain. Organisasi ini mampu melakukan penguatan organisasi dan memenuhi kebutuhan anggota,” ujarnya.

Nur Salam juga memberikan apresiasi karena sudah ada 10 pengurus PPNI yang dipercaya menjadi kepala puskesmas dan diberi tanggung jawab yang lebih besar di Kabupaten Probolinggo.

“Ini membuktikan bahwa PPNI sudah memberikan kontribusi dalam pembangunan sehingga diperhatikan oleh pemerintah. Dengan kata lain organisasi ini dikenal karena sudah memberikan bukti pengabdian,” tegasnya.

Sedangkan Sekretaris Dinkes Kabupaten Probolinggo Suharto menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah sebuah hal strategis dalam organisasi. Oleh karena itu, pengurus PPNI yang sudah dilantik bisa bekerja dengan ikhlas dan bertanggung jawab, profesional dan menjunjung tinggi etika.

“Setelah dilantik, pengurus PPNI harus menjawab tantangan saat ini. Kabupaten Probolinggo memerlukan tenaga yang handal,” ucapnya.
Menurut Suharto, program prioritas di Kabupaten Probolinggo meliputi kesehatan, pendidikan dan perekonomian. Hanya saja yang menjadi keprihatinan adalah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih tinggi serta angka harapan hidup yang masih rendah.
“Tantangannya adalah bagaimana pengurus PPNI ini bisa membantu menurunkan AKI dan AKB. Mudah-mudahan teman-teman perawat bisa meningkatkan kinerja, berhasil guna dan bermanfaat guna. Ke depan perawat harus menjadi pioner pembangunan sehingga kesehatan menjadi kuat,” pungkasnya, (har/sym).

Artikel ini telah dibaca 106 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA