Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 26 Jul 2017

Dinkes Probolinggo Gelar Workshop Penguatan Program Keluarga Sehat


Dinkes Probolinggo Gelar Workshop Penguatan Program Keluarga Sehat Perbesar

Reporter : Dimaz Zidan

Editor : Agus Hartanto

___________________________________

Probolinggo (Kabarpas.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Dinkes Provinsi Jawa Timur menggelar workshop penguatan program keluarga sehat melalui pondok kesehatan desa (ponkesdes). Acara ini berlangsung di KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr Shodiq Tjahjono ini diikuti oleh 40 orang perawat ponkesdes. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi permasalahan program keluarga sehat, kebijakan program keluarga sehat dengan pendekatan keluarga, manajemen program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga serta praktek aplikasi.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo, dr Shodiq Tjahjono mengungkapkan bahwa program Indonesia Sehat dilaksanakan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan pelindungan finansial dan pemerataan pelayanan kesehatan.

“Pelaksanakan program Indonesia Sehat diselenggarakan melalui pendekatan keluarga, yang mengintegrasikan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) secara berkesinambungan dengan target keluarga, berdasarkan data dan informasi dari profil kesehatan keluarga,” katanya.

Menurut Shodiq, pendekatan keluarga adalah salah satu cara puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan atau meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga.

“Puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung, melainkan juga keluar gedung dengan pendekatan keluarga dalam upaya menyelesaikan permasalahan kesehatan di wilayah kerjanya,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Rusminah menyampaikan untuk melaksanakan program keluarga sehat di Kabupaten Probolinggo dapat dilakukan dengan cara meningkatkan pelayanan kesehatan di Ponkesdes.

“Dimana Ponkesdes adalah sarana pelayanan kesehatan yang berada di desa atau kelurahan yang merupakan pengembangan dari Pondok Bersalin Desa (Polindes),” ungkapnya.

Menurut Rusminah, Ponkesdes ini sebagai jaringan puskesmas dengan tenaga minimal perawat dan bidan dalam rangka mendekatkan akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Peran ponkesdes sangat penting dalam membina dan memfasilitasi anggota masyarakat melalui pendekatan keluarga.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai penguatan program keluarga sehat melalui ponkesdes. Sekaligus memberikan pemahaman tentang pelaksanaan, permasalahan dan kebijakan program keluarga sehat serta manajemen program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga,” pungkasnya. (zid/gus).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA